Abstrak penelitian ini membahas mengenai rantai ritual interaksi dalam perkembangan usaha mikro, kecil, menengah (umkm) pandai besi di desa suka mulia, kecamatan secanggang, kabupaten langkat. latar belakang penelitian ini menyoroti peran penting umkm dalam pembangunan ekonomi, terutama umkm pandai besi yang mengalami pertumbuhan pesat dan memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian lokal. tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis proses rantai ritual interaksi dalam perkembangan umkm pandai besi di suka mulia beserta dampaknya terhadap masyarakat setempat. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. teori yang digunakan adalah teori rantai ritual interaksi oleh randall collins untuk menganalisis interaksi berulang dalam lingkungan usaha pandai besi, antara pemilik usaha, pekerja, pemasok bahan baku, pelanggan, dan masyarakat. hasil penelitian menunjukkan bahwa umkm pandai besi di desa suka mulia berkembang dengan baik, didorong oleh peningkatan permintaan alat pertanian dan perkebunan serta perkembangan teknologi. selain itu, interaksi yang terus berulang dan terbentuknya jaringan relasi sosial antara pemilik usaha, pekerja, pemasok bahan baku, dan masyarakat yang berlangsung secara berulang sangat mendukung pertumbuhan dan perkembangan usaha pandai besi di desa tersebut. perkembangan ini memberikan dampak positif pada kondisi ekonomi dan sosial masyarakat, termasuk penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan keluarga, dan penguatan solidaritas sosial. kendala seperti keterbatasan modal, bahan baku, pandemi covid-19, dan migrasi tenaga kerja juga dihadapi, namun dapat diatasi dengan strategi adaptasi. penelitian ini menyarankan perlunya dukungan berupa pelatihan dan pemberdayaan untuk meningkatkan keterampilan serta akses modal bagi umkm pandai besi agar dapat berkembang lebih optimal dan berkelanjutan. penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan umkm pandai besi dan pemberdayaan masyarakat desa. kata kunci: umkm pandai besi, rantai ritual interaksi, perkembangan umkm, dampak perkembangan
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
RANTAI RITUAL INTERAKSI DALAM PERKEMBANGAN UMKM PANDAI BESI DI DESA SUKA MULIA, KEC. SECANGGANG, KAB. LANGKAT. Banda Aceh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala,2026
Baca Juga : ANALLSIS SISTEM PEMASAARAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN PENDAPATAN USAHA TANI CABAL MERAH (CAPSICUM ANNUM) DI KECAMATAN LEMBAH SEULAWAH KABUPATEN ACEH BESAR (Erlina, 2021)
Abstract
ABSTRACT This study discusses the Chain of Ritual Interactions in the Development of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the ironworking industry in Suka Mulia Village, Secanggang District, Langkat Regency. The background of this study highlights the important role of MSMEs in economic development, especially ironworking MSMEs, which have experienced rapid growth and made a significant contribution to the local economy. The purpose of this study is to analyze the process of the Interaction Ritual Chain in the development of ironworking MSMEs in Suka Mulia and its impact on the local community. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection methods through interviews, observation, and documentation. The theory used is Randall Collins' Interaction Ritual Chain Theory to analyze repetitive interactions in the blacksmith business environment, between business owners, workers, raw material suppliers, customers, and the community. The results of the study show that blacksmith MSMEs in Suka Mulia Village are developing well, driven by increased demand for agricultural and plantation tools and technological developments. In addition, the recurring interactions and the formation of social networks between business owners, workers, raw material suppliers, and the community greatly support the growth and development of the blacksmith business in the village. This development has a positive impact on the economic and social conditions of the community, including job creation, increased family income, and strengthened social solidarity. Constraints such as limited capital, raw materials, the Covid-19 pandemic, and labor migration were also encountered, but these were overcome with adaptation strategies. This study suggests the need for support in the form of training and empowerment to improve skills and access to capital for ironworking MSMEs so that they can develop more optimally and sustainably. This study is expected to serve as a reference in the development of ironworking MSMEs and the empowerment of rural communities. Keywords: Ironworking MSMEs, Interactions Ritual of Chain, MSME Development, Impact of Development
Baca Juga : FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESIAPAN ADOPSI TEKNOLOGI BLOCKCHAIN DALAM RANTAI PASOK UMKM DI BANDA ACEH (sarah ufaira, 2023)