Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
VIA NURRUS CALLISTA, EFEKTIVITAS KITOSAN CUMI (LOLIGO SP.) TERSULFONASI DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN STREPTOCOCCUS MUTANS MELALUI UJI KHM DAN KBM. Banda Aceh Fakultas Kedokteraan Gigi,2026

Karies gigi merupakan penyakit infeksi yang banyak dialami masyarakat dan disebabkan oleh bakteri streptococcus mutans yang mampu membentuk biofilm serta menghasilkan asam penyebab demineralisasi gigi. salah satu bahan alami yang berpotensi sebagai agen antibakteri adalah kitosan. modifikasi kitosan melalui penambahan asam sulfat menghasilkan kitosan tersulfonasi yang memiliki kelarutan dan aktivitas antibakteri lebih tinggi. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kitosan cumi (loligo sp.) tersulfonasi dalam menghambat dan membunuh pertumbuhan s. mutans melalui uji konsentrasi hambat minimum (khm) dan konsentrasi bunuh minimum (kbm). hasil karakterisasi ftir menunjukkan keberhasilan proses sulfonasi yang ditandai dengan munculnya puncak gugus –so₃h pada bilangan gelombang 1043–1190 cm⁻¹. nilai optical density (od) menunjukkan penurunan seiring peningkatan konsentrasi kitosan tersulfonasi. khm diperoleh pada konsentrasi 12,5%. kbm ditunjukkan pada konsentrasi 50% karena tidak ditemukan pertumbuhan koloni bakteri pada media padat. analisis statistik untuk data khm dan kbm dilakukan menggunakan uji kruskal–wallis dan dilanjutkan dengan pairwise comparison. hasil analisis menunjukkan perbedaan signifikan antar kelompok perlakuan (p < 0,05). kitosan cumi (loligo sp.) tersulfonasi efektif dalam menghambat dan membunuh pertumbuhan streptococcus mutans secara konsentrasi-dependen dan berpotensi digunakan sebagai agen antibakteri alami dalam pencegahan karies gigi. kata kunci : kitosan, cumi-cumi (loligo sp.), sulfonasi, streptococcus mutans, khm, kbm, antibakteri.



Abstract

Dental caries is a common infectious disease caused by Streptococcus mutans, a bacterium that forms biofilms and produces acids, leading to tooth demineralization. Chitosan is a natural material with promising antibacterial potential, and its modification through the addition of sulfuric acid produces sulfonated chitosan with improved solubility and antibacterial activity. This study aimed to determine the effectiveness of sulfonated squid chitosan (Loligo sp.) in inhibiting and killing S. mutans through Minimum Inhibitory Concentration (MIC) and Minimum Bactericidal Concentration (MBC) assays. FTIR characterization confirmed successful sulfonation, indicated by the appearance of the –SO₃H peak at 1043–1190 cm⁻¹. Optical Density (OD) values decreased with increasing concentrations of sulfonated chitosan. The MIC was obtained at a concentration of 12.5%, while the MBC was observed at 50%, where no bacterial colony growth was detected on solid media. Statistical analysis for MIC and MBC data was performed using the Kruskal–Wallis test followed by pairwise comparison. The results demonstrated significant differences between treatment groups (p < 0,05). Sulfonated squid chitosan (Loligo sp.) exhibits effective inhibition and killing of Streptococcus mutans in a concentration-dependent manner, demonstrating potential as a natural antibacterial agent for the prevention of dental caries. Keywords: Chitosan, squid (Loligo sp.), sulfonation, Streptococcus mutans, MIC, MBC, antibacterial.



    SERVICES DESK