Kemajuan teknologi informasi menuntut tersedianya jaringan komunikasi yang mampu mentransmisikan data berkecepatan tinggi, berkapasitas besar, dan andal. salah satu solusi yang diterapkan untuk memenuhi kebutuhan tersebut adalah teknologi fiber optik, khususnya melalui arsitektur fiber to the building (fttb). penelitian ini membahas perhitungan link budget jaringan fiber optik antara pt telkom banda aceh dan uin ar-raniry dengan menggunakan optisystem. tujuan penelitian yaitu menghitung daya transmisi dan penerimaan (pengirim–penerima), mengidentifikasi faktor yang memengaruhi performa jaringan, serta membandingkan hasil simulasi dengan data lapangan dari laporan kkp. metode yang digunakan adalah studi kasus, dengan tahapan observasi lapangan, pengumpulan data teknis, perancangan topologi, simulasi jaringan, dan analisis hasil. komponen utama meliputi olt, odc (splitter 1:2), odp (splitter 1:8), kabel optik, dan ont. hasil perhitungan manual menunjukkan total redaman –6,49 db dengan daya terima –15 dbm, sedangkan simulasi optisystem menghasilkan –12 dbm. selisih ini dipengaruhi oleh perbedaan nilai redaman komponen dan parameter simulasi. meskipun demikian, jaringan tetap layak, dengan margin daya 3,0 db sesuai standar itu-t g.984. perbandingan dengan data kkp menunjukkan akurasi tinggi dengan selisih hanya 0,01 db. penelitian ini membuktikan bahwa optisystem efektif untuk memodelkan dan memverifikasi performa jaringan fiber optik secara akurat. kata kunci : fiber optik, fttb, olt, odc, odp, ont, margin, optisystem
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERHITUNGAN LINK BUDGET JARINGAN FIBER OPTIK (STUDI KASUS : JALUR KABEL FIBER OPTIK DARI PT. TELEKOMUNIKASI TBK BANDA ACEH KE UNIVERSITAS ISLAM NEGERI AR-RANIRY). Banda Aceh Fakultas MIPA (S1),2026
Baca Juga : STUDI PERENCANAAN SISTEM KOMUNIKASI SERAT OPTIK MENGGUNAKAN TEIINOLOGI DWDM BERPENGUAT EDFA PADA LINK BANDA ACEH-MEDAN (Nurhafia Hanafiah, 2024)
Abstract
Advances in information technology require the availability of communication networks capable of transmitting high-speed, large-capacity, and reliable data. One solution implemented to meet these needs is fiber optic technology, specifically through Fiber To The Building (FTTB) architecture. This study discusses the calculation of the fiber optic network link budget between PT Telkom Banda Aceh and UIN Ar-Raniry using OptiSystem. The objectives of this study are to calculate the transmission and reception power (Tx–Rx), identify factors that affect network performance, and compare the simulation results with field data from the KKP report. The method used is a case study, with stages of field observation, technical data collection, topology design, network simulation, and analysis of results. The main components included OLT, ODC (1:2 splitter), ODP (1:8 splitter), optical cable, and ONT. Manual calculations showed a total attenuation of –6,49 dB with a reception power of –15 dBm, while OptiSystem simulations produced –12 dBm. This difference was influenced by differences in component attenuation values and simulation parameters. Nevertheless, the network remains viable, with a power margin of 3,0 dB in accordance with the ITU-T G.984 standard. Comparison with KKP data shows high accuracy with a difference of only 0.01 dB. This study proves that OptiSystem is effective for accurately modeling and verifying the performance of fiber optic networks. Keywords: Fiber Optics, FTTB, OLT, ODC, ODP, ONT, Margin, OptiSystem