Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
RIZKA AMALIA, KETERGANTUNGAN TIKTOK DAN INTERAKSI SOSIAL PADA MAHASISWA UNIVERSITAS SYIAH KUALA. Banda Aceh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala,2026

abstrak tiktok merupakan platform media sosial berbasis video pendek yang digemari generasi muda karena menyajikan konten secara cepat, kreatif, dan mudah diakses. namun, penggunaan yang berlebihan dapat menimbulkan gejala ketergantungan yang berdampak pada penurunan kualitas interaksi sosial secara langsung. mahasiswa sebagai bagian dari pengguna aktif tiktok kerap mengalami perubahan pola komunikasi dan kecenderungan dalam berinteraksi. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara ketergantungan terhadap tiktok dan interaksi sosial pada mahasiswa universitas syiah kuala. penelitian ini menggunakan teori ketergantungan media dari melvin defleur dan sandra ball-rokeach, yang menyatakan bahwa semakin tinggi ketergantungan seseorang terhadap media, maka semakin besar pula pengaruh media tersebut. metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. data diperoleh melalui wawancara semi terstruktur terhadap enam mahasiswa aktif universitas syiah kuala yang menunjukkan gejala ketergantungan tiktok. hasil penelitian menunjukkan bahwa ketergantungan terhadap tiktok nyata dialami oleh informan, dengan durasi penggunaan 6–10 jam per hari. gejala yang dominan muncul yaitu salience dan mood modification. ketergantungan ini berdampak pada menurunnya intensitas interaksi langsung, peralihan cara berinteraksi ke ranah virtual, serta munculnya kecenderungan untuk menunda aktivitas sosial di dunia nyata, seperti ajakan berkumpul atau berkomunikasi langsung, karena informan merasa lebih nyaman dan terhibur dengan konten tiktok. selain itu, penggunaan tiktok juga memengaruhi gaya komunikasi sehari-hari, dengan mulai digunakannya istilah dan cara penyampaian yang populer di platform tersebut. kata kunci: ketergantungan media, tiktok, mahasiswa, media sosial



Abstract

ABSTRACT TikTok is a short-video-based social media platform favored by the younger generation for its fast-paced, creative, and easily accessible content. However, excessive use can lead to symptoms of dependency, which negatively affect the quality of direct social interactions. As active TikTok users, university students often experience changes in communication patterns and tendencies in social engagement. This study aims to examine the relationship between TikTok dependency and social interaction among students at Universitas Syiah Kuala. The study adopts the media dependency theory by Melvin DeFleur and Sandra Ball-Rokeach, which states that the more individuals depend on media, the greater the media’s influence on them. This research uses a qualitative method with a phenomenological approach. Data were collected through semi-structured interviews with six active students from Universitas Syiah Kuala who exhibited signs of TikTok dependency. The findings reveal that the informants genuinely experienced dependency on TikTok, with daily usage ranging from 6 to 10 hours. The most dominant symptoms identified were salience and mood modification. This dependency led to a decrease in face-to-face interaction, a shift toward virtual communication, and a tendency to postpone real-world social activities such as gatherings or in-person conversations, as informants felt more comfortable and entertained by TikTok content. Additionally, TikTok use influenced everyday communication styles, as informants began adopting popular terms and expressions from the platform. Keywords: Media Dependency, TikTok, Students, Social Media



    SERVICES DESK