Upaya penanggulangan perubahan iklim telah dilakukan secara global dan nasional, namun keberhasilannya sangat bergantung pada individu. perilaku ramah lingkungan merupakan bentuk kontribusi nyata dalam mengurangi dampak perubahan iklim termasuk di kalangan mahasiswa keperawatan sebagai calon tenaga kesehatan. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku ramah lingkungan mahasiswa keperawatan universitas syiah kuala. jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan desain cross-sectional study. populasi penelitian adalah mahasiswa aktif program studi sarjana keperawatan. jumlah sampel yang ditentukan menggunakan rumus slovin sebanyak 270 responden, menggunakan teknik pengambilan sampel non-probability sampling dengan purposive sampling. data dianalisis menggunakan uji statistik deskriptif. hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum mayoritas mahasiswa memiliki tingkat perilaku ramah lingkungan dalam kategori rendah (84,8%). seluruh sub variabel juga berada pada kategori rendah, yaitu konservasi energi (47,8%), mobilitas dan transportasi (78,1%), pencegahan limbah (77,8%), daur ulang (79,3%), konsumerisme (71,7%), dan perilaku tidak langsung terhadap konservasi (71,5%). hasil ini menunjukkan bahwa perilaku ramah lingkungan mahasiswa keperawatan masih rendah, sehingga diperlukan penguatan pendidikan melalui integrasi kurikulum serta pelaksanaan pelatihan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
GAMBARAN PERILAKU RAMAH LINGKUNGAN MAHASISWA KEPERAWATAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA. Banda Aceh Fakultas Keperawatan,2026
Baca Juga : TINJAUAN PERSONAL HYGIENE MURID SEKOLAH DASAR NEGERI NOMOR 82 LAMNYONG WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOPELMA DARUSSALAM BANDA ACEH TAHUN 2006 (Birul Waliday, 2022)
Abstract
Climate change mitigation efforts have been done at both the global and national levels, but their success is mainly dependent on the individual. Environment-friendly behavior is a tangible contribution to mitigating the impacts of climate change, including among nursing students as future healthcare workers. In this study, it aimed to find out the environment-friendly behavior of nursing students at Universitas Syiah Kuala. The research used a quantitative descriptive study with a cross-sectional design. The study population was active undergraduate nursing students. The sample was selected using the Slovin formula, with 270 respondents, using a non-probability sampling technique with purposive sampling. Data were analyzed using descriptive statistical tests. The findings showed that the majority of students had low levels of environmentally friendly behavior (84.8%). All sub-variables were also in the low category: energy conservation (47.8%), mobility and transportation (78.1%), waste prevention (77.8%), recycling (79.3%), consumerism (71.7%), and indirect behavior towards conservation (71.5%). These results indicated that the level of environmentally friendly behavior among nursing students remains low, necessitating strengthening education through curriculum integration and training to raise student awareness.
Baca Juga : PERAN MOTIVASI TERHADAP TINGKAT KOOPERATIF PASIEN YANG BERKUNJUNG KE RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT UNSYIAH (Mhd. Parlindungan Berutu, 2017)