Kementerian pendidikan tinggi, sains dan teknologi universitas syiah kuala fakultas keperawatan skripsi 05 januari 2026 xiv + vi bab + 66 halaman + 6 tabel + 1 skema + 12 lampiran putri balqis 2212101010120 hubungan tingkat kepatuhan ibu dalam konsumsi tablet zat besi dengan komplikasi kehamilan di kabupaten aceh besar abstrak komplikasi kehamilan masih menjadi masalah kesehatan ibu yang berkaitan dengan rendahnya kepatuhan konsumsi tablet zat besi, termasuk di aceh, di mana tingkat kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi tablet zat besi masih belum optimal. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kepatuhan ibu dalam konsumsi tablet zat besi dengan komplikasi kehamilan di kabupaten aceh besar. penelitian ini merupakan jenis penelitian correlational study dengan desain cross-sectional. populasi dalam penelitian ini berjumlah 6.330 ibu hamil yang dipilih menggunakan metode purposive sampling sebanyak 108 responden. pengukuran tingkat kepatuhan menggunakan kuesioner morisky medication adherence scale (mmas-8) dan komplikasi kehamilan diperoleh dari data sekunder. hasil penelitian menunjukkan ibu dengan tingkat kepatuhan rendah, sebagian besar mengalami komplikasi kehamilan (23,8%), sedangkan pada kepatuhan sedang dan tinggi mayoritas tidak mengalami komplikasi, masing-masing sebesar 18,1% dan 11,7%. hasil uji chi-square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kepatuhan ibu dalam konsumsi tablet zat besi dengan komplikasi kehamilan (p-value = 0,001). kesimpulannya, rendahnya kepatuhan dapat menyebabkan komplikasi kehamilan. diharapkan ibu hamil dapat meningkatkan kepatuhan terhadap konsumsi tablet zat serta pemantauan anc rutin untuk memantau kesehatan. kata kunci : kepatuhan, ibu hamil, zat besi, komplikasi kehamilan daftar bacaan : 14 buku, 40 artikel jurnal, (2017–2025)
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN TINGKAT KEPATUHAN IBU DALAM KONSUMSI TABLET ZAT BESI DENGAN KOMPLIKASI KEHAMILAN DI KABUPATEN ACEH BESAR. Banda Aceh Program Studi Ilmu Keperawatan,2026
Baca Juga : PERBANDINGAN TINGKAT KEPATUHAN KONSUMSI TABLET FE (ZAT BESI) DAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL DI PUSKESMAS KOTA BANDA ACEH DAN KABUPATEN ACEH BESAR (NYAK SAFFANAH PRIJELLA, 2022)
Abstract
MINISTRY OF HIGHER EDUCATION, SCIENCE, AND TECHNOLOGY UNIVERSITAS SYIAH KUALA FACULTY OF NURSING UNDERGRADUATE THESIS January 05, 2026 XIV + VI Chapters + 66 Pages + 6 Tables + 1 Scheme + 12 Appendices PUTRI BALQIS 2212101010120 THE RELATIONSHIP BETWEEN MATERNAL ADHERENCE TO IRON TABLET CONSUMPTION AND PREGNANCY COMPLICATIONS IN ACEH BESAR REGENCY ABSTRACT Pregnancy complications remain a maternal health problem associated with low adherence to iron tablet consumption, including in Aceh, where adherence among pregnant women is still suboptimal. This study aimed to examine the relationship between maternal adherence to iron tablet consumption and pregnancy complications in Aceh Besar Regency. This study employed a correlational study design with a cross-sectional approach. The study population consisted of 6,330 pregnant women, from whom 108 respondents were selected using purposive sampling. Adherence levels were measured using the Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8), while data on pregnancy complications were obtained from secondary data sources. The results showed that among women with low adherence, the majority experienced pregnancy complications (23.8%). In contrast, among those with moderate and high adherence, most did not experience complications, accounting for 18.1% and 11.7%, respectively. The Chi-square test indicated a statistically significant relationship between maternal adherence to iron tablet consumption and pregnancy complications (p = 0.001). In conclusion, low adherence to iron tablet consumption may lead to pregnancy complications. Pregnant women are therefore encouraged to improve adherence to iron supplementation and to attend routine antenatal care (ANC) visits to monitor their health. Keywords : Adherence, pregnant women, iron, pregnancy complications References : 14 books, 40 journal articles (2017–2025)