Peningkatan berat badan selama kehamilan merupakan indikator penting untuk menilai status gizi ibu dan janin. kurangnya pengetahuan ibu hamil tentang nutrisi dapat menyebabkan peningkatan berat badan yang tidak sesuai dengan indeks massa tubuh (imt) prakehamilan, sehingga meningkatkan risiko komplikasi kehamilan seperti kekurangan energi kronis (kek), anemia, preeklamsia, berat badan lahir rendah (bblr), serta gangguan perkembangan janin. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan ibu hamil tentang nutrisi dengan peningkatan berat badan selama kehamilan di kabupaten aceh besar. penelitian kuantitatif ini menggunakan desain deskriptif korelatif dengan pendekatan cross-sectional. penilaian pengetahuan menggunakan kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitas. pengukuran peningkatan berat badan diambil dari data sekunder pada 108 ibu hamil menggunakan teknik purposive sampling. hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas ibu hamil memiliki tingkat pengetahuan cukup sebanyak 47 orang (43.5%) dan mayoritas responden mengalami peningkatan berat badan normal sebanyak 67 orang (62.0%). hasil uji chi-square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu hamil tentang nutrisi dengan peningkatan berat badan selama kehamilan (p-value = 0.001). ibu hamil dengan pengetahuan yang baik cenderung mengalami peningkatan berat badan normal. oleh karena itu, edukasi nutrisi selama kehamilan penting untuk meningkatkan status gizi ibu hamil serta mencegah komplikasi kehamilan dan gangguan tumbuh kembang janin.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG NUTRISI DENGAN PENINGKATAN BERAT BADAN SELAMA KEHAMILAN DI KABUPATEN ACEH BESAR. Banda Aceh Fakultas Keperawatan,2026
Baca Juga : GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ASUPAN NUTRISI IBU SELAMA HAMIL DI RUANG POLIKLINIK KEBIDANAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH 2011 (Asmaul Husna, 2022)
Abstract
Gestational weight gain is an important indicator for assessing the nutritional status of both the mother and the fetus. Insufficient nutritional knowledge among pregnant women may lead to weight gain that does not correspond to pre-pregnancy Body Mass Index (BMI), thereby increasing the risk of pregnancy complications such as Chronic Energy Deficiency (CED), anemia, preeclampsia, Low Birth Weight (LBW), and impaired fetal development. This study aimed to analyze the relationship between pregnant women’s nutritional knowledge and gestational weight gain in Aceh Besar Regency. This quantitative study employed a descriptive correlational design with a cross-sectional approach. Nutritional knowledge was assessed using a questionnaire that had undergone validity and reliability testing. Gestational weight gain data were obtained from secondary data sources. A total of 108 pregnant women were selected using purposive sampling. The results showed that the majority of pregnant women had moderate levels of nutritional knowledge (47 respondents, 43.5%) and that most respondents experienced normal gestational weight gain (67 respondents, 62.0%). The Chi-square test revealed a statistically significant relationship between pregnant women’s nutritional knowledge and gestational weight gain (p = 0.001). Pregnant women with better nutritional knowledge tended to experience normal gestational weight gain. Therefore, nutritional education during pregnancy is essential to improve maternal nutritional status and to prevent pregnancy complications and fetal growth and development disorders.