Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
NADIA SYIFA, PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP KETIDAKSESUAIAN PRODUK MAKANAN ATAU MINUMAN YANG DIPESAN MELALUI MEDIA LAYANAN GRABFOOD DI KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Hukum,2026

Pasal 4 hurfuf c undang-undang nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen mengatur mengenai hak konsumen atas informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan/atau jasa dan pasal 7 huruf g mewajibkan pelaku usaha untuk memberi kompensasi, ganti rugi dan/atau penggantian apabila barang dan/atau jasa yang diterima atau dimanfaatkan tidak sesuai dengan perjanjian. namun pada realitanya, produk makanan/minuman yang dijual melalui layanan grabfood di banda aceh masih tidak sesuai dengan deskripsi produk, sehingga menimbulkan kerugian terhadap konsumen. penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perlindungan hukum bagi konsumen terhadap ketidaksesuaian produk makanan/minuman pada media layanan grabfood dan menjelaskan faktor yang menyebabkan ketidaksesuaian produk makanan/minuman yang dijual melalui media layanan grabfood. penelitian ini adalah penelitian yuridis empiris untuk mendapatkan data secara langsung di lapangan, didukung juga dengan melakukan penelitian secara kepustakaan yang didapatkan dengan melakukan penelusuran data-data melalui pengkajian terhadap literatur-literatur akademis dan peraturan perundang-undangan. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi perlindungan konsumen belum maksimal, yang dibuktikan dengan masih terdapat ketidaksesuaian produk yang diterima oleh konsumen pada layanan grabfood seperti komponen produk tidak lengkap, produk berbeda dengan tampilan dan lain-lain. namun, grab telah menyediakan layanan pengaduan konsumen dan akan memberikan kompensasi kepada konsumen apabila aduan tersebut terbukti adanya pelanggaran oleh merchant yang bekerja sama dengan grabfood.. ketidaksesuaian produk terjadi dikarenakan kelalaian merchant dalam memenuhi pesanan, kelalaian dari konsumen dalam menyetujui perikatan dengan pelaku usaha, sistem verifikasi produk grabfood yang idak optimal, dan lemahnya pengawasan dari pemerintah daerah, khususunya dinas perindustrian dan perdagangan aceh dan dinas koperasi, ukm, dan perdagangan kota banda aceh terhadap praktik perdagangan secara daring disarankan kepada konsumen untuk memiliki kesadaran hukum yang tinggi dengan memahami terhadap aturan-aturan perlindungan konsumen, sehingga bisa lebih jeli dengan ketentuan dan spesifikasi yang diprasyaratkan. merchant juga harus memberikan deskripsi produk yang aktual dan sesuai dengan produk yang akan diperjualbelikan. grab harus melakukan penguatan dan penyempurnaan terhadap sistem pengaduan dan verifikasi informasi produk dan menjamin kompensasi yang adil bagi konsumen. pemerintah kota banda aceh , khususnya dinas koperasi, ukm, dan perdagangan kota banda aceh wajib memperkuat sistem pengawasan terhadap peredaran makanan/minuman secara daring, termasuk pada grabfood.



Abstract

Article 4, letter c, of Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection regulates consumers' rights to correct, clear, and honest information regarding the condition and guarantees of goods and/or services. Article 7, letter g, requires businesses to provide compensation, restitution, and/or replacement if the goods and/or services received or used do not conform to the agreement. However, in reality, food and beverage products sold through the GrabFood service in Banda Aceh often do not match the product description, resulting in losses for consumers. This study aims to explain the legal protection for consumers against non-conforming food and beverage products on the GrabFood service and to explain the factors that cause non-conforming food and beverage products sold through the GrabFood service. This research is an empirical legal study to obtain data directly in the field, supported by library research obtained through data searches through a review of academic literature and laws and regulations. The results of this study indicate that the implementation of consumer protection is not yet optimal, as evidenced by the continued occurrence of product discrepancies received by consumers on GrabFood services, such as incomplete product components, products that differ from their appearance, and so on. However, Grab has provided a consumer complaints service and will provide compensation to consumers if the complaint proves a violation by a merchant partnering with GrabFood. Product discrepancies occur due to merchant negligence in fulfilling orders, consumer negligence in agreeing to terms with the business, a suboptimal GrabFood product verification system, and weak oversight by local governments, particularly the Aceh Department of Industry and Trade and the Banda Aceh Department of Cooperatives, SMEs, and Trade, regarding online trading practices. Consumers are advised to develop a high level of legal awareness by understanding consumer protection regulations, so they can be more discerning about the required terms and specifications. Merchants must also provide up-to-date product descriptions that align with the products being sold. Grab must strengthen and improve its complaint and product information verification systems and ensure fair compensation for consumers. The Banda Aceh City Government, especially the Banda Aceh City Cooperatives, SMEs, and Trade Service, is required to strengthen the monitoring system for online food/drink distribution, including on Grabfood.



    SERVICES DESK