Ulkus peptikum merupakan salah satu masalah gastrointestinal yang masih sering dijumpai dan dapat menyebabkan morbiditas tinggi. variasi karakteristik demografis dan klinis pasien diduga berkaitan dengan lokasi, ukuran, dan jumlah ulkus, namun data di aceh masih terbatas. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara karakteristik pasien, yaitu usia, jenis kelamin, dan pekerjaan dengan lokasi, ukuran, dan jumlah ulkus peptikum pada pasien di rsud dr. zainoel abidin banda aceh tahun 2024. jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain cross-sectional. data diperoleh dari rekam medis pasien yang menjalani endoskopi saluran cerna atas. total sampel sebanyak 167 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. analisis data menggunakan uji chi-square dan spearman rank dengan tingkat kepercayaan 95%. mayoritas pasien berusia 56–65 tahun, pada kelompok pasien berjenis kelamin laki-laki, dan untuk mayoritas kelompok pekerjaan penderita penyakit ini berprofesi sebagai ibu rumah tangga. lokasi ulkus terbanyak adalah ulkus gaster (93,4%), ukuran ulkus terbanyak ukuran sedang (51,5%), dan jumlah ulkus terbanyak multipel (56,3%). analisis chi-square tidak menunjukkan hubungan antara jenis kelamin dengan lokasi ulkus (p=0.477), usia (p=0.410), pekerjaan (p=0.802), lalu jenis kelamin dengan ukuran ulkus (p=0.519), pekerjaan (p=0.358), juga pekerjaan dengan jumlah ulkus (p=0.914). analisis spearman rank tidak menunjukkan hubungan antara usia dengan ukuran ulkus (p=0.977, r=0.002), lalu usia dengan jumlah ulkus (p=0.773, r=0.022), jenis kelamin (p=0.779, r=0.022). kesimpulannya adalah karakteristik demografis seperti jenis kelamin, usia, dan pekerjaan tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan karakteristik klinis pasien ulkus peptikum, yaitu lokasi, ukuran, maupun jumlah ulkus.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN KARAKTERISTIK PASIEN DENGANRNLOKASI, UKURAN, JUMLAH ULKUS PEPTIKUM DIRNRSUDZA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2026
Baca Juga : HUBUNGAN FAAL HEMOSTASI DENGAN KRITERIA WAGNER PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN ULKUS KAKI DIABETIK DI RSUDZA TAHUN 2023 (ALMER ZAKY HAVIDZ, 2024)
Abstract
Peptic ulcer disease remains a common gastrointestinal problem and may cause significant morbidity. Variations in demographic and clinical characteristics are suspected to be associated with the location, size, and number of ulcers; however, data from Aceh are still limited. This study aimed to determine the association between patient characteristics, including age, sex, and occupation, and the location, size, and number of peptic ulcers in patients at dr. Zainoel Abidin Regional General Hospital, Banda Aceh, in 2024. This study was an observational analytic study with a cross-sectional design. Data were obtained from medical records of patients who underwent upper gastrointestinal endoscopy. A total of 167 patients who met the inclusion criteria were included. Data analysis was performed using the Chi-square test and Spearman rank correlation with a 95% confidence level. Most patients were aged 56–65 years, predominantly male, and the most common occupation was housewife. The most frequent ulcer location was gastric ulcer (93.4%), the most common ulcer size was medium (51.5%), and the majority of patients had multiple ulcers (56.3%). Chi-square analysis showed no significant association between sex and ulcer location (P = 0.477), age (P = 0.410), occupation (P = 0.802), sex and ulcer size (P = 0.519), occupation and ulcer size (P = 0.358), or occupation and number of ulcers (P = 0.914). Spearman rank analysis also showed no significant association between age and ulcer size (P = 0.977, r = 0.002), age and number of ulcers (P = 0.773, r = 0.022), or sex and number of ulcers (P = 0.779, r = 0.022). In conclusion, demographic characteristics such as age, sex, and occupation were not significantly associated with the clinical characteristics of peptic ulcer disease, including ulcer location, size, and number.