Ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus menghadapi berbagai tantangan dan tekanan emosional, sosial, dan ekonomi yang berpotensi memengaruhi kesejahteraan psikologis ibu. dalam situasi seperti ini, strategi koping menjadi strategi penting yang digunakan individu untuk menyesuaikan diri dan mengelola tekanan yang muncul. tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara strategi koping dengan kesejahteraan psikologis pada ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus. penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. partisipan berjumlah 39 orang ibu yang berdomisili di wilayah banda aceh dan aceh besar, dipilih melalui teknik purposive sampling dan snowball sampling. instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah brief cope yang disusun berdasarkan teori lazarus dan folkman untuk mengukur strategi koping, serta ryff psychological well-being short scales yang disusun berdasarkan teori ryff. hasil analisis data menggunakan uji korelasi pearson’s correlations menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara emotional focused coping dengan kesejahteraan psikologis (r=0,56, p0,05) menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara problem focused coping dengan kesejahteraan psikologis pada ibu, yang artinya penggunaan problem focused coping tidak berhubungan signifikan pada kesejahteraan psikologis.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN ANTARA STRATEGI KOPING DENGAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PADA IBU DENGAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2026
Baca Juga : STRATEGI GURU DALAM MENANGANI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI LEMBAGA PAUD INKLUSI (Tiara Iqlima, 2024)
Abstract
Mothers of children with special needs face various challenges and emotional, social, and economic pressures that have the potential to affect their psychological well-being. In such circumstances, coping strategies serve as essential mechanism used by individuals to adapt and manage the stress that arises. The purpose of this study is to determine the relationship between coping strategies and psychological well-being in mothers of children with special needs. This study employed a quantitative approach with a correlational design. The participants consisted of 39 mothers residing in Banda Aceh and Aceh Besar areas, selected through purposive sampling and snowball sampling techniques. The instruments used in this study were the Brief Cope developed based on Lazarus and Folkman’s theory to measure coping strategies, and the Ryff Psychological Well-Being Short Scales developed based on Ryff’s theory. The results of data analysis using Pearson’s correlation test showed a significant positive relationship between emotional focused coping and psychological well-being (r=0.56, p 0.05) indicated that there was no relationship between problem focused coping and psychological well-being in mothers, which means that the use of problem focused coping is not significantly related to psychological well-being.