Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
MAWADDAH, STRUKTUR DAN FUNGSI MANTRA BERBAHASA GAYO DI KABUPATEN BENER MERIAH. Banda Aceh Prog. Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia,2026

Mawaddah. (2025). struktur dan fungsi mantra berbahasa gayo di kabupaten bener meriah. [skripsi,universitas syiah kuala] di bawah bimbingan herman r., s.pd. m.pd. dan muhammad idham., s.pd. m.ed. penelitian ini berjudul “struktur dan fungsi mantra berbahasa gayo di kabupaten bener meriah”. rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) bagaimanakah struktur mantra dalam masyarakat gayo di kabupaten bener meriah. 2) bagaimanakah fungsi mantra dalam masyarakat gayo di kabupaten bener meriah. pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. penelitian ini dilaksanakan di kabupaten bener meriah, provinsi aceh, tepatnya di kecamatan permata, dengan fokus pada dua kampung, yaitu kampung bale musara dan kampung bale permata. teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, teknik rekam, dan teknik catat. hasil penelitian secara struktur meliputi (1) pembuka,biasa diawali dengan ungkapan religius atau sapaan kepada kekuatan gaib nama tuhan dan leluhur seperti bismillahirrahmanirrahim atau seruan pemanggilan seperti hai... dan o..., (2) niat berisi pernyataan kehendak batin, (3) sugesti,yaitu kalimat magis atau perintah gaib berupa kata penguatan, metafora alam, atau penyebutan mahluk gaib untuk membangkitkan daya spiritual dan keyakinan batin, (4) tujuan,yaitu menggambarkan hasil yang diharapkan terjadi seperti ugkapan semoga, supaya, agar, (5) dan penutup, diakhiri dengan polakalimat berisi doa, salam, berkat, penyebutan nama tuhan, nabi atau leluhur. adapun fungsi mantra yang ditemukan yaitu sebagai (1) penjaga/pagar badan, (2) pengobatan, (3) penunduk roh gaib, (4) pertanian, (5). penunduk manusia kata kunci : struktur mantra, mantra gayo, fungsi mantra



Abstract

Mawaddah. (2025). Structure and Function of Gayo Language Mantras in Bener Meriah Regency. [Undergraduate Thesis, Syiah Kuala University] under the supervision of Herman R., S.Pd. M.Pd. and Muhammad Idham, S.Pd. M.Ed. This study is entitled “Structure and Function of Gayo Language Mantras in Bener Meriah Regency.” The research questions in this study are 1) what is the structure of mantras in the Gayo community in Bener Meriah Regency, and 2) what is the function of mantras in the Gayo community in Bener Meriah Regency. The approach used in this study is a qualitative approach with a descriptive research type. This research was conducted in Bener Meriah Regency, Aceh Province, specifically in Permata District, focusing on two villages, namely Bale Musara Village and Bale Permata Village. The data collection techniques used are interviews, recording, and note-taking. The results of the research in terms of structure include (1) an opening, usually beginning with a religious expression or greeting to a higher power invoking the name of God and ancestors such as Bismillahirrahmanirrahim or calling phrases like Hai... and O..., (2) intention containing a statement of inner will, (3) suggestion, which is a magical sentence or supernatural command in the form of words of reinforcement, nature metaphors, or mentioning supernatural beings to awaken spiritual power and inner conviction, (4) purpose, which is to describe the expected outcome such as expressions of hope, so that, in order to, (5) and closing, ending with a sentence pattern containing prayers, greetings, blessings, mentioning the name of God, the Prophet, or ancestors. The functions of mantras found are as (1) body guard/protection, (2) healing, (3) subduing supernatural spirits, (4) agriculture, (5) subduing humans. Keywords: mantra structure, Gayo mantra, mantra function



    SERVICES DESK