Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    KARYA KERJA ILMIAH
Sultan Hafidz, ANALISIS KEMAMPUAN KONDISI FISIK DOMINAN DAN TEKNIK KUMITE SERTA CAPAIAN PRESTASI ATLET KARATE RNPOMNAS BAPOMI ACEH 2025. Banda Aceh Fakultas KIP,2026

Sultan hafidz (2026). analisis kemampuan kondisi fisik dominan dan teknik kumite serta capaian prestasi atlet karate pomnas bapomi aceh 2025. dibawah bimbingan drs. muhammad jafar, m.pd. dan dr. drs. mansur, m.kes. prestasi karate kumite atlet mahasiswa aceh di pomnas sering terhambat ketidakseimbangan kondisi fisik dan teknik. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan kondisi fisik dominan yang meliputi kecepatan, kekuatan, kelincahan, daya tahan, daya ledak dan teknik kumite seperti kizami zuki, gyaku zuki, mawashi geri, ushiro geri yang berkontribusi terhadap capaian prestasi atlet karate bapomi aceh pada pomnas 2025. prestasi dalam cabang olahraga karate, khususnya pada nomor kumite, sangat dipengaruhi oleh kemampuan fisik dan penguasaan teknik yang optimal. oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada identifikasi komponen fisik utama yang paling berpengaruh terhadap performa kumite serta hubungan antara kemampuan teknik dengan hasil capaian pertandingan. metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. sampel penelitian terdiri atas atlet karate bapomi aceh yang mengikuti pomnas 2025, berjumlah 7 orang yang dipilih secara total sampling. instrumen penelitian meliputi tes kondisi fisik (kecepatan, kekuatan, daya tahan, kelincahan, dan daya ledak serta observasi teknik kumite (kizmi cuki, gyaku cuki, mawashi geri, ushiro geri). data dianalisis menggunakan uji korelasi dan analisis regresi untuk mengetahui variabel yang paling dominan memengaruhi capaian prestasi. hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen kondisi fisik dominan sangat baik (42,85%), kelincahan (rata-rata 9,09 detik, 85,71% kategori baik sekali), kekuatan push-up (47,14, 71,42% kategori sangat baik), tetapi daya ledak lengan lemah (344 cm, 85,71% kategori kurang. teknik kumite cukup (32,14%), dengan ushiro geri tertinggi (80,57), sehingga prestasi yang diraih pada ajang pomnas 2025 terdiri dari 1 perak dan 1 perunggu. secara keseluruhan, terdapat hubungan yang kuat antara kondisi fisik dominan dan penguasaan teknik kumite dengan capaian prestasi atlet karate bapomi aceh pada pomnas 2025. berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar program latihan atlet difokuskan pada peningkatan daya ledak, efektivitas teknik serangan dan pertahanan untuk mendukung capaian prestasi yang lebih optimal pada ajang kompetisi berikutnya. kata kunci: kondisi fisik, teknik kumite, prestasi atlet, karate, bapomi aceh, pomnas 2025.



Abstract

Sultan Hafidz (2026). Analysis of Dominant Physical Condition and Kumite Techniques as well as the Achievements of Karate Athletes at the 2025 Aceh POMNAS BAPOMI. Under the guidance of Drs. Muhammad Jafar, M.Pd. and Dr. Drs. Mansur, M.Kes. The achievements of Acehnese student athletes in karate kumite at POMNAS are often hampered by an imbalance between physical condition and technique. This study aims to analyze the dominant physical abilities, including speed, strength, agility, endurance, explosive power, and kumite techniques such as Kizami Zuki, Gyaku Zuki, Mawashi Geri, and Ushiro Geri, which contribute to the achievements of Aceh BAPOMI karate athletes at POMNAS 2025. Achievements in karate, especially in kumite, are greatly influenced by optimal physical abilities and technical mastery. Therefore, this study focuses on identifying the main physical components that most influence kumite performance and the relationship between technical abilities and competition results. The research method used is quantitative with a correlational approach. The research sample consisted of 7 BAPOMI Aceh karate athletes who participated in POMNAS 2025, selected through total sampling. The research instruments included physical condition tests (speed, strength, endurance, agility, and explosive power) and kumite technique observations (Kizmi cuki, Gyaku Cuki, Mawashi Geri, Ushiro Geri). The data were analyzed using correlation tests and regression analysis to determine the most dominant variables affecting achievement. The results showed that the dominant physical condition component was very good (42.85%), agility (average 9.09 seconds, 85.71% in the very good category), push-up strength (47.14, 71.42% in the very good category), but arm explosive power was weak (344 cm, 85.71% in the poor category). Kumite technique was adequate (32.14%), with the highest score in ushiro geri (80.57), resulting in 1 silver and 1 bronze medal at the 2025 POMNAS. Overall, there is a strong relationship between dominant physical condition and mastery of kumite technique with the achievement of BAPOMI Aceh karate athletes at the 2025 POMNAS. Based on these findings, it is recommended that the athletes' training program focus on improving explosive power and the effectiveness of attack and defense techniques to support more optimal performance at the next competition. Keywords: physical condition, kumite technique, athlete performance, karate, BAPOMI Aceh, POMNAS 2025.



    SERVICES DESK