Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
RAJA ANGKASA PRATAMA, TANTANGAN DAN PELUANG TRANSFORMASI PARTAI ACEH DI ERA DIGITAL PADA PEMILU DI ACEH TAHUN 2024. Banda Aceh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala,2026

Abstrak transformasi partai aceh (pa) di era digital merupakan upaya strategis partai dalam mengintegrasikan teknologi guna memperkuat struktur organisasi dan strategi politiknya di tengah perkembangan demokrasi modern. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dan peluang yang dihadapi partai aceh dalam proses transformasi digital pada pemilu di aceh tahun 2024. pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan teori samuel p. huntington dalam political order in changing societies, yang menekankan pentingnya adaptasi institusional dalam menghadapi perubahan sosial. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa partai aceh menghadapi tantangan dalam transformasi digital pada pemilu aceh 2024, terutama terkait keterbatasan pemahaman teknologi digital di kalangan anggota, kendala jaringan di wilayah aceh, serta pengaruh ideologi partai yang masih mempertahankan pola komunikasi konvensional. namun, terdapat peluang besar yang dapat dimanfaatkan, seperti penggunaan teknologi untuk pendidikan politik, dukungan internal dari kader partai, dan percepatan penyebaran informasi. jika peluang ini dioptimalkan, partai aceh berpotensi meningkatkan efektivitas komunikasi politiknya dan memperkuat posisinya di era digital. kata kunci: tantangan, peluang, transformasi partai, demokrasi



Abstract

ABSTRACT The digital transformation of the Aceh Party (Partai Aceh/PA) represents a strategic effort to integrate technology in strengthening its organizational structure and political strategy amidst the development of modern democracy. This study aims to analyze the challenges and opportunities faced by the Aceh Party in its digital transformation during the 2024 Election in Aceh. A descriptive qualitative approach was employed, using Samuel P. Huntington’s theory from Political Order in Changing Societies, which emphasizes the importance of institutional adaptation in responding to social change. The findings reveal that the main challenges faced by the Aceh Party include the low digital literacy among its cadres, a predominantly traditional mindset, intense competition with more digitally advanced national parties, and serious threats to data security. Nevertheless, digital transformation offers significant opportunities for the Aceh Party to expand its political reach, especially in attracting young voters through digital platforms. Furthermore, internal encouragement from more technologically adaptive cadres serves as a positive force in promoting a more open, efficient, and professional modernization process within the party. Keywords: Challenges, Opportunities, Party Transformation, Democracy



    SERVICES DESK