Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
SABILILLAH RHAMADHANTI PUTRI ADINDA, PENGARUH MINYAK NILAM (POGOSTEMON CABLIN BENTH.) FRAKSI BERAT DAN RINGAN TERHADAP REMINERALISASI PADA TIKUS RATTUS NORVEGICUS YANG MENGALAMI KARIES. Banda Aceh Fakultas Kedokteran Gigi,2026

Abstrak nama : sabilillah rhamadhanti putri adinda program studi : pendidikan dokter gigi judul : pengaruh minyak nilam (pogostemon cablin benth.) fraksi berat dan ringan terhadap remineralisasi pada tikus rattus norvegicus yang mengalami karies karies gigi merupakan kerusakan pada jaringan keras gigi yang disebabkan oleh proses demineralisasi akibat aktivitas asam yang dihasilkan oleh bakteri, terutama streptococcus mutans. kondisi ini terjadi ketika laju demineralisasi melebihi proses remineralisasi sehingga keseimbangan mineral pada enamel terganggu dan memicu perkembangan karies lebih lanjut. minyak nilam (pogostemon cablin benth.) fraksi berat mengandung patchouli alcohol (pa) sebesar 60–70%, sementara fraksi ringan mengandung pa sebesar 20-30%. patchouli alcohol diketahui berperan sebagai agen fiksatif dan berpotensi mendukung proses remineralisasi. penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh minyak nilam fraksi berat dan ringan terhadap proses remineralisasi pada gigi tikus (rattus norvegicus) yang mengalami karies. penelitian menggunakan desain eksperimental laboratoris in vivo dengan rancangan posttest only control group design. sampel dibagi menjadi empat kelompok, yaitu kontrol negatif, perlakuan minyak nilam fraksi berat, perlakuan minyak nilam fraksi ringan, dan kontrol positif. induksi karies dilakukan melalui inokulasi suspensi s. mutans selama tiga hari dan pemberian pakan kariogenik selama 47 hari. perlakuan diberikan selama enam hari berupa pemberian minyak nilam fraksi berat, minyak nilam fraksi ringan, amoksisilin, dan akuades. analisis data kuantitatif dilakukan menggunakan uji statistik one-way anova dan data mikroskopis dianalisis secara deskriptif untuk mengevaluasi perbedaan kemampuan fiksatif minyak nilam dalam meningkatkan remineralisasi. hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan terhadap jumlah ion kalsium dan fosfat antar kelompok. dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa minyak nilam fraksi berat dan ringan mampu mendukung proses remineralisasi dengan mempertahankan kadar ion kalsium dan fosfat, serta memperbaiki struktur mikroskopis enamel yang ditandai oleh terbentuknya mikropori yang lebih sedikit dan berukuran lebih kecil. kata kunci: minyak nilam (pogostemon cablin benth) fraksi berat dan ringan, streptococcus mutans, karies, remineralisasi, sem/edx



Abstract

ABSTRACT Name : Sabilillah Rhamadhanti Putri Adinda Study programme : Dentistry Title : The Effect of Heavy and Light Fraction of Patchouli Oil (Pogostemon cablin Benth.) on the Remineralization of Carious Teeth in Rattus norvegicus Dental caries is the destruction of hard dental tissues caused by demineralization processes resulting from acid activity produced by bacteria, particularly Streptococcus mutans. This condition occurs when the rate of demineralization exceeds that of remineralization, disrupting the mineral balance of the enamel and promoting further caries progression. Patchouli oil (Pogostemon cablin Benth.) in its heavy fraction contains 60–70% patchouli alcohol (PA), while the light fraction contains 20–30% PA. Patchouli alcohol is known to function as a fixative agent and has the potential to support the remineralization process. This study aimed to evaluate the effect of heavy fraction patchouli oil on the remineralization process of carious teeth in rats (Rattus norvegicus). The study employed an in vivo laboratory experimental design using a posttest-only control group design. Samples were divided into four groups: negative control, heavy fraction patchouli oil treatment, light fraction patchouli oil treatment, and positive control. Caries induction was carried out by inoculating S. mutans suspension for three days, followed by the administration of cariogenic feed for 47 days. Treatments were given for six days in the form of heavy fraction patchouli oil, light fraction patchouli oil, amoxicillin, and distilled water. Quantitative data analysis was performed using One-Way ANOVA statistical tests and microscopic data was analysed descriptively to evaluate the differences in the ability of patchouli oil fixatives to enhance remineralisation. The results showed significant differences in calcium and phosphate ion levels among the groups. It can be concluded that heavy fraction patchouli oil supports the remineralization process by maintaining calcium and phosphate ion levels and improving the microscopic structure of enamel, as indicated by fewer and smaller micropores. Keyword: patchouli oil (Pogostemon cablin Benth.) heavy dan light fraction, Streptococcus mutans, caries, remineralization, SEM/EDX



    SERVICES DESK