Penelitian ini berada di daerah kecamatan sawang, kabupaten aceh utara, provinsi aceh, secara geografis lokasi penelitian terletak pada koordinat 5º05’38.0” – 5º08’53,0” n lintang utara (lu) dan 96º51’07.0” - 96º51’06.9” e bujur timur (bt), dengan luas keseluruhan wilayah yang diteliti sebesar 6 km x 4 km atau 24 km2. penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemetaan geologi dan menganalisis persebaran caprock pada formasi julu rayeu di kecamatan sawang, kabupaten aceh utara, provinsi aceh, menggunakan metode sedimentary logging. formasi julu rayeu, yang terbentuk pada pliosen - pleistosen, terdiri dari batupasir tufaan, lempung berlignit dan batulumpur, dengan potensi sebagai caprock petroleum system di cekungan sumatra utara. metode sedimentary logging digunakan untuk mengukur ketebalan lapisan batuan, mengidentifikasi litologi, struktur sedimen, dan lingkungan pengendapan, serta memodelkan persebaran caprock. data lapangan dikumpulkan melalui pengamatan singkapan, pengukuran strike/dip, dan pengambilan sampel batuan untuk analisis petrografi. hasil penelitian menunjukkan bahwa formasi julurayeu memiliki lingkungan pengendapan delta plain dengan fluvial dominated, dan memiliki lapisan mudstone yang berpotensi sebagai caprock pada formasi julurayeu. analisis petrografi mengungkapkan komposisi mineralogi dan tekstur batuan, sementara analisis paleontologi pada fossil memberikan informasi tentang umur relatif dan lingkungan pengendapan. hasil pemodelan caprock menunjukkan persebaran lateral yang kontinu dengan ketebalan yang bervariasi, mengindikasikan potensi sebagai caprock dalam petroleum system pada lapisan reservoir sandstone di formasi julurayeu itu sendiri. kata kunci: pemetaan geologi, caprock, sedimenatry logging, formasi julurayeu, lingkungan pengendapan delta plain.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PEMETAAN GEOLOGI DAN PERSEBARAN CAPROCK BERDASARKAN DATA SEDIMENTARY LOGGING PADA FORMASI JULURAYEU, KECAMATAN SAWANG, KABUPATEN ACEH UTARA , PROVINSI ACEH.. Banda Aceh Fakultas Teknik,2026
Baca Juga : PEMETAAN GEOLOGI DAN ANALISIS PROVENANCE BATUPASIR FORMASI ALAS (Rizky Putra Utama, 2019)
Abstract
This study was conducted in Sawang District, North Aceh Regency, Aceh Province, Indonesia. Geographically, the study area is located between 5°05′38.0″–5°08′53.0″ N and 96°51′07.0″–96°51′06.9″ E, covering an area of approximately 6 km × 4 km (24 km²). This research aims to carry out geological mapping and to analyze the spatial distribution of caprock within the Julurayeu Formation in Sawang District using the sedimentary logging method. The Julurayeu Formation, deposited during the Pliocene–Pleistocene, is composed of tuffaceous sandstone, lignite-bearing claystone, and mudstone, and exhibits potential as a caprock within the petroleum system of the North Sumatra Basin. Sedimentary logging was employed to measure stratigraphic thickness, identify lithology and sedimentary structures, determine depositional environments, and model caprock distribution. Field data were collected through systematic outcrop observations, strike and dip measurements, and rock sampling for petrographic analysis. The results indicate that the Julurayeu Formation was deposited in a fluvial-dominated delta plain environment and contains mudstone layers with characteristics suitable for caprock development. Petrographic analysis reveals the mineralogical composition and textural characteristics of the rocks, while paleontological analysis of fossils provides insights into relative age and depositional conditions. Caprock modeling demonstrates a laterally continuous distribution with variable thickness, suggesting its potential effectiveness as a caprock for sandstone reservoir layers within the Julurayeu Formation petroleum system. Keywords: geological mapping, caprock, sedimentary logging, Julurayeu Formation, delta plain depositional environment.
Baca Juga : PEMETAAN GEOLOGI DAN APLIKASI LOW FREQUENCSY SPECTOSCOPY (LFS) UNTUK MENDETEKSI DAERAH PROSPEK HIDROKARBON DI KABUPATEN LANGKAT (Annisa Regina Hanum, 2025)