Luka kulit merupakan gangguan pada integritas jaringan yang memerlukan proses penyembuhan melalui fase hemostasis, inflamasi, proliferasi, dan remodeling. kolagen tipe iii merupakan kolagen utama yang banyak disintesis pada fase proliferasi dan berperan penting dalam pembentukan jaringan granulasi. platelet rich plasma (prp) mengandung berbagai faktor pertumbuhan yang diketahui mampu mempercepat penyembuhan luka dan meningkatkan sintesis kolagen. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penyembuhan luka serta ekspresi kolagen tipe iii pada luka kulit kelinci (oryctolagus cuniculus) yang diaplikasikan prp menggunakan kit prototipe berdasarkan densitas (density method prp/dm prp) dan ukuran partikel (cell dimension method prp/cdm-prp). penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris dengan desain pre-test post-test control group. sampel penelitian terdiri dari enam ekor kelinci jantan yang dibagi menjadi dua kelompok perlakuan, yaitu kelompok dm-prp dan cdm-prp. luka eksisi dibuat pada kulit punggung kelinci dan diaplikasikan prp sesuai kelompok perlakuan. evaluasi penyembuhan luka dilakukan secara in vivo melalui pengukuran persentase penyembuhan luka pada hari ke-7, 14, dan 21, sedangkan ekspresi kolagen tipe iii dianalisis menggunakan metode imunohistokimia berdasarkan intensitas pewarnaan. hasil penelitian menunjukkan, secara signifikan kelompok cdm-prp memiliki ekspresi kolagen tipe iii yang lebih kuat dibandingkan kelompok dm-prp terutama pada fase proliferasi serta, persentase penyembuhan luka yang lebih tinggi. kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi prp menggunakan kit prototipe berdasarkan ukuran partikel lebih efektif dalam mempercepat penyembuhan luka dan meningkatkan ekspresi kolagen tipe iii dibandingkan metode berdasarkan densitas. kata kunci : platelet-rich plasma, kolagen tipe iii, penyembuhan luka, kelinci.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
EKSPRESI KOLAGEN TIPE III PADA LUKA KULIT KELINCI (ORYCTOLAGUS CUNICULUS) YANG DIAPLIKASIKAN PLATELET-RICH PLASMA: STUDI MENGGUNAKAN KIT PROTOTIPE BERDASARKAN DENSITAS DAN UKURAN PARTIKEL. Banda Aceh Fakultas Kedokteran Gigi,2026
Baca Juga : ISOLASI DAN IDENTIFIKASI SALMONELLA SP. PADA REKTUM KELINCI (ORYCTOLAGUS CUNICULUS) (ESTY WIDIASTUTI, 2022)
Abstract
Skin wounds are disorders of tissue integrity that require a coordinated healing process through the phases of hemostasis, inflammation, proliferation, and remodeling. Type III Collagen is the primary collagen synthesized during the proliferation phase and plays an important role in granulation tissue formation. Platelet-Rich Plasma (PRP) contains various growth factors known to accelerate wound healing and increase collagen synthesis. This study aimed to determine the wound healing rate and type III collagen expression in rabbit (Oryctolagus cuniculus) skin wounds treated with PRP using prototype kits based on density (Density Method PRP/DM-PRP) and particle size (Cell Dimension Method PRP/CDM-PRP). This study was a laboratory experimental study with a pre-test post-test control group design. The study sample consisted of six male rabbits divided into two treatment groups, namely the DM-PRP and CDM-PRP groups. Excision wounds were made on the rabbits' back skin and PRP was applied according to the treatment group. Wound healing was evaluated in vivo by measuring the percentage of wound healing on days 7, 14, and 21, while type III collagen expression was analyzed using immunohistochemistry based on staining intensity. The results showed that the CDM-PRP group had significantly stronger type III collagen expression than the DM-PRP group, especially during the proliferation phase, as well as a higher wound healing percentage. The conclusion of this study indicates that the application of PRP using a prototype kit based on particle size is more effective in accelerating wound healing and increasing type III collagen expression compared to the density-based method. Keyword : Platelet-Rich Plasma, Collagen Type III, Wound Healing, Rabbit.