Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Anisa Humaira Yanda, GAMBARAN SIKAP MASYARAKAT TERHADAP ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA DI DESA LAMBARO SAMAHANI. Banda Aceh FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2026

Faktor pemulihan orang dengan gangguan jiwa (odgj) tidak hanya bergantung pada intervensi medis, tetapi juga pada sikap masyarakat terhadap mereka. saat ini masih banyak stigma negatif yang berkembang di lingkungan sosial, seperti anggapan bahwa odgj berbahaya, atau harus dikucilkan. di lain sisi, terdapat banyak organisasi yang berusaha untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan jiwa dengan menggunakan platform media sosial seperti youtube. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah gambaran sikap masyarakat terhadap orang dengan gangguan jiwa di desa lambaro samahani. penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional dengan teknik pengambilan data accidental sampling. peneliti ini menggunakan data primer yang didapati dengan wawancara langsung kepada responden yang bermukim di desa lambaro samahani yang memenuhi kriteria inklusi dengan menggunakan kuesioner cami (community attitude towards mental illness). hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat desa lambaro samahani memiliki sikap positf yang tinggi terhadap orang dengan gangguan jiwa, yaitu sebesar 68,7%, sedangkan sebanyak 31,3% masyarakat desa lambaro samahani menunjukkan sikap negatif terhadap orang dengan gangguan jiwa. kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah sikap aspek ideologi komunitas kesehatan mental merupakan sikap positif terbanyak yang ditunjukkan oleh masyarakat desa lambaro samahani terhadap orang dengan gangguan jiwa, dan sikap aspek pembatasan sosial merupakan sikap negatif terbanyak yang ditunjukkan oleh masyarakat desa lambaro samahani terhadap orang dengan gangguan jiwa. kata kunci : gangguan jiwa, kesehatan jiwa, sikap masyarakat terhadap odgj



Abstract

Recovery factors for People with Mental Disorders (ODGJ) do not depend solely on medical interventions, but also on the attitudes of the community toward them. Currently, many negative stigmas still exist in the social environment, such as the belief that ODGJ are dangerous or should be isolated. On the other hand, many organizations strive to raise awareness of the importance of mental health by using social media platforms such as YouTube. This study aims to describe the community’s attitudes toward people with mental disorders in Desa Lambaro Samahani. This research is a quantitative descriptive study with a cross-sectional design with accidental sampling technique . Primary data were collected through direct interviews with respondents residing in Desa Lambaro Samahani who met the inclusion criteria, using the CAMI (Community Attitude Towards Mental Illness) questionnaire. The results of this study show that the majority of the community in Desa Lambaro Samahani have a high positive attitude toward people with mental disorders, amounting to 68.7%, while 31.3% of the community exhibit negative attitudes. The conclusion of this study is that the ideological aspect of community mental health is the most common positive attitude demonstrated by the people of Desa Lambaro Samahani toward individuals with mental disorders, whereas the social restriction aspect represents the most common negative attitude shown by the community in Desa Lambaro Samahani. Keywords : Community attitudes toward people with mental disorders, mental disorders, mental health



    SERVICES DESK