Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
AJENG ANGGELIA, INVENTARISASI SPESIES TUMBUHAN DALAM UPACARA PANGGIH DI KECAMATAN BOSAR MALIGAS KABUPATEN SIMALUNGUN SEBAGAI BAHAN AJAR MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI. Banda Aceh Fakultas KIP Biologi,2026

Ajeng anggelia. (2025). inventarisasi spesies tumbuhan dalam upacara panggih di kecamatan bosar maligas kabupaten simalungun sebagai bahan ajar materi keanekaragaman hayati. [skripsi. universitas syiah kuala]. di bawah bimbingan dewi andayani, s.pd.,m.pd. dan nazar muhammad, s.pd.,m.pd. penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya pemahaman masyarakat dan generasi muda terhadap makna serta simbolisme dalam upacara panggih pada pernikahan adat jawa. tujuan penelitian ini adalah menginventarisasi spesies tumbuhan yang digunakan dalam upacara panggih di kecamatan bosar maligas, kabupaten simalungun, serta menggunakan hasilnya sebagai data dalam penyusunan bahan ajar pada materi keanekaragaman hayati di tingkat sma. penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. populasi penelitian mencakup seluruh masyarakat di kecamatan bosar maligas, sedangkan sampel diambil dari tiga desa yang terdiri dari 30 responden dengan kriteria adanya dukun manten, kepala desa, dan masyarakat. hasil penelitian menunjukkan terdapat 12 spesies tumbuhan dari 11 familia yang digunakan dalam enam tahapan ritual upacara panggih, yaitu temu pengantin, balangan gantal sirih, wiji dadi, sindur binayang, saling menyuapi, dan sungkeman. bagian tumbuhan yang dimanfaatkan meliputi biji, daun, batang, bunga, dan rimpang, yang masing-masing memiliki simbol makna tertentu seperti doa, nasihat, serta pengharapan bagi kedua mempelai. hasil penelitian diinventarisasikan dalam buku saku berbasis kearifan lokal yang diharapkan dapat mendukung pelestarian budaya sekaligus meningkatkan pemahaman siswa mengenai keanekaragaman hayati dalam konteks budaya. kata kunci: bahan ajar, inventarisasi tumbuhan, keanekaragaman hayati, kearifan lokal, upacara panggih.



Abstract

Ajeng Anggelia.(2025). Inventory of Plant Species Used in the Panggih Ceremony in Bosar Maligas Subdistrict, Simalungun Regency, as Teaching Material for Biodiversity Topics. [Skripsi Universitas Syiah Kuala]. Under direction of Dewi Andayani, S.Pd., M.Pd. and Nazar Muhammad, S.Pd., M.Pd. This study was motivated by the declining understanding of the community and younger generations regarding the meaning and symbolism of the panggih ceremony in Javanese traditional weddings. The purpose of this study was to inventory the plant species used in the panggih ceremony in Bosar Maligas Subdistrict, Simalungun Regency, and to use the results as data in the preparation of teaching materials on biodiversity at the high school level. The research used a qualitative approach with data collection techniques through observation, semi-structured interviews, and documentation. The research population included the entire community in Bosar Maligas District, while the sample was taken from three villages consisting of 30 respondents with the criteria of being a traditional healer, village head, and community member. The results showed that there were 12 plant species from 11 families used in six stages of the panggih ceremony, namely the meeting of the bride and groom, balangan gantal sirih, wiji dadi, sindur binayang, mutual feeding virtual, and sungkeman. The parts of the plants used include seeds, leaves, stems, flowers, and rhizomes, each of which has a specific symbolic meaning, such as prayer, advice, and hope for the bride and groom. The research results are inventoried in a pocket book based on local wisdom, which is expected to support cultural preservation while increasing students' understanding of biodiversity in a cultural context. Keywords: Teaching materials, plant inventory, biodiversity, local wisdom, panggih ceremony.



    SERVICES DESK