Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Muhammad Akmal, DINAMIKA SOSIAL WISATA HALAL PANTAI ULEE LHEUE BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas llmu Sosial dan Politik (S1),2026

Penelitian ini membahas tentang dinamika sosial yang hadir dari penerapan resmi aturan wisata halal di pantai ulee lheue, keamatan meuraxa, kota banda aceh. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika sosial masyarakat lokal, pelaku usaha, dan wisatawan dalam menyesuaikan diri dengan aturan wisata halal yang diterapkan melalui qanun kota banda aceh nomor 3 tahun 2022 tentang penyelenggaraan wisata halal, serta bagaimana aturan wisata halal ini mempengaruhi interaksi sosial dan praktik sosial sehari-hari yang terjadi di kawasan wisata. penelitian ini menggunakan teori strukturasi anthony giddens yang menekankan keterikatan antara struktur (aturan) dan agensi (pelaku wisata) dalam membentuk dinamika sosial. penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif dan menggunakan pendekatan fenomenologi melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa penerapan aturan wisata halal di pantai ulee lheue secara umum diterima dengan baik oleh masyarakat, hal ini karena aturan tersebut sejalan dengan nilai-nilai syariat islam yang sudah berlaku dalam kehidupan masyarakat di aceh. namun, masih terdapat beberapa kendala seperti kurang maksimalnya sosialisasi dari pemerintah tentang aturan wisata halal yang diterapkan dan fasilitas pendukung yang masih terbatas seperti mushala dan area parkir. praktik sosial yang berlangsung di kawasan wisata menunjukkan adanya kepatuhan, seperti berpakaian dengan sopan dan aktivivtas yang dihentikan pada saat masuk waktu shalat. akan tetapi masih ditemukan aktivitas yang menyimpang seperti wisatawan yang berpacaran di kawasan pantai. interaksi yang terjadi antara struktur dan agensi memperlihatkan dinamika sosial yang tidak statis, akan tetapi tetap terus berkembang sesuai dengan perubahan perilaku pelaku wisata dan pengawasan dari pihak pemerintah. penerapan aturan wisata halal di pantai ulee lheue menggambarkan pentingnya keseimbangan antara regulasi, kesiapan fasilitas, kesadaran pelaku wisata, dan mekanisme pengawasan agar tujuan wisata halal bisa tercapai secara maksimal.



Abstract

This study discusses the social dynamics arising from the official implementation of halal tourism regulations at Ulee Lheue Beach, Meuraxa District, Banda Aceh City. This study aims to analyze the social dynamics of the local community, business actors, and tourists in adapting to the halal tourism regulations implemented through Banda Aceh City Qanun Number 3 of 2022 concerning the Implementation of Halal Tourism, as well as how these halal tourism regulations affect social interactions and daily social practices that occur in tourist areas. This study employs Anthony Giddens' structuration theory, which emphasizes the interdependence between structure (regulations) and agency (tourism actors) in shaping social dynamics. The research was conducted using qualitative methods and a phenomenological approach through observation, in-depth interviews, and documentation. The results of the study show that the implementation of halal tourism regulations at Ulee Lheue Beach is generally well accepted by the community, as these regulations are in line with the values of Islamic Sharia law that are already practiced in Acehnese society. However, there are still several obstacles, such as the government's lack of adequate dissemination of information about the halal tourism regulations and limited supporting facilities, such as prayer rooms and parking areas. Social practices in the tourist area show compliance, such as dressing modestly and stopping activities when it is time for prayer. However, there are still deviant activities, such as tourists dating on the beach. The interaction between structures and agencies shows that social dynamics are not static but continue to evolve in line with changes in tourist behavior and government supervision. The implementation of halal tourism regulations at Ulee Lheue Beach illustrates the importance of a balance between regulations, facility readiness, tourist awareness, and monitoring mechanisms in order to maximize the achievement of halal tourism objectives.



    SERVICES DESK