Human immunodeficiency virus (hiv) merupakan salah satu tantangan kesehatan global yang membutuhkan pengobatan jangka panjang menggunakan terapi antiretroviral (arv). salah satu faktor yang memengaruhi keberhasilan terapi arv adalah kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat. kepatuhan terapi arv dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya stigma yang masih melekat pada orang dengan hiv (odhiv). penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stigma hiv/aids dengan kepatuhan terapi arv pada pasien hiv/aids di puskesmas meuraxa kota banda aceh. jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan rancangan cross sectional. jumlah sampel pada penelitian ini berjumlah 78 responden dengan metode consecutive sampling. stigma diukur menggunakan kuesioner berger hiv stigma scale dan kepatuhan terapi arv diukur menggunakan kuesioner morisky medication adherence scale (mmas-8). analisis data menggunakan uji spearman rank dengan confidence interval 95% dan α 0,05. hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 26-35 tahun, berjenis kelamin laki-laki, berpendidikan terakhir s1, belum menikah, dan bekerja sebagai karyawan swasta serta berdomisili di banda aceh. tingkat stigma terbanyak adalah stigma sedang (38,46%), sedangkan tingkat kepatuhan terbanyak adalah kepatuhan tinggi (42,3%). hasil uji korelasi spearman rank menunjukkan hubungan bermakna stigma dengan kepatuhan terapi arv (p = 0,001, r = -0,496,). kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara stigma dengan kepatuhan terapi arv pada pasien hiv/aids di puskesmas meuraxa banda aceh. kata kunci: hiv/aids, stigma, kepatuhan, arv
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN STIGMA TERHADAP KEPATUHAN TERAPI ARV PADA PASIEN HIV/AIDS. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2026
Baca Juga : HUBUNGAN LAMA TERAPI ANTIRETROVIRAL DAN INFEKSI OPORTUNISTIK TERHADAP MALNUTRISI PADA PASIEN HIV/AIDS DI RSUDZA BANDA ACEH (Cut Lia Listiani Fatmala Putri, 2017)
Abstract
Human immunodeficiency virus (HIV) remains a global health challenge that requires long-term treatment with antiretroviral therapy (ART). One of the key factors influencing the success of ART is patient adherence to medication. Adherence to ART is affected by various factors, including the stigma that is still attached to people living with HIV (PLHIV). This study aimed to determine the relationship between HIV/AIDS-related stigma and adherence to antiretroviral therapy among HIV/AIDS patients at Meuraxa Primary Health Center, Banda Aceh City. This study employed an observational analytic design with a cross-sectional approach. A total of 78 respondents were included using a consecutive sampling method. Stigma was measured using the Berger HIV Stigma Scale, while adherence to ART was assessed using the Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8). Data analysis was performed using the Spearman Rank correlation test with a 95% confidence interval and a significance level of α = 0.05. The results showed that most respondents were aged 26–35 years, male, held a bachelor’s degree, were unmarried, worked as private-sector employees, and resided in Banda Aceh. The most common level of stigma was moderate stigma (38.46%), while the most common level of adherence was high adherence (42.3%). The Spearman Rank correlation test indicated a significant relationship between stigma and adherence to antiretroviral therapy (p = 0.001, r = −0.496). In conclusion, there is a significant relationship between stigma and adherence to antiretroviral therapy among HIV/AIDS patients at Meuraxa Primary Health Center, Banda Aceh.. Keywords: HIV/AIDS, Stigma, Adherence, ART
Baca Juga : HUBUNGAN ANTARA KEPATUHAN PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DALAM MENJALANI TERAPI DENGAN TIMBULNYA GAGAL GINJAL KRONIS STADIUM 5 DI RSU DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2011 (cut aigia wulan safitri, 2023)