Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
HAFIQ ALFARKI, KOMPARASI MORFOMETRIK RAJUNGAN BINTANG (PORTUNUS SANGUINOLENTUS) JANTAN DAN BETINA HASIL TANGKAPAN DARI PERAIRAN PASI RAWA KABUPATEN PIDIE. Banda Aceh Fakultas Kelautan dan perikanan,2026

Abstrak penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan karakter morfometrik serta hubungan antara lebar karapas dan berat tubuh rajungan bintang (portunus sanguinolentus) jantan dan betina yang tertangkap di perairan pasi rawa, kabupaten pidie. metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan analisis diskriminan dan regresi linier. sebanyak 50 ekor sampel dianalisis berdasarkan 16 parameter morfometrik. hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan (p < 0,05) pada beberapa parameter, terutama lebar karapas, panjang karapas, dan ukuran pleomer, di mana jantan memiliki ukuran tubuh lebih besar dibandingkan betina. hubungan antara lebar karapas dan berat tubuh menunjukkan pola pertumbuhan alometrik positif, dengan nilai koefisien pertumbuhan (b) sebesar 3,24 untuk jantan (r² = 0,932) dan 3,12 untuk betina (r² = 0,918). temuan ini menunjukkan bahwa rajungan bintang di perairan pasi rawa tumbuh dalam kondisi lingkungan yang baik, dan hasilnya mendukung kebijakan pengelolaan rajungan berkelanjutan, terutama penerapan ukuran minimum layak tangkap sesuai peraturan menteri kelautan dan perikanan nomor 7 tahun 2024. kata kunci: portunus sanguinolentus, morfometrik, lebar karapas, berat tubuh, pertumbuhan alometrik, pasi rawa.



Abstract

ABSTRACT This study aimed to analyze the differences in morphometric characteristics and the relationship between carapace width and body weight of male and female three-spotted swimming crabs (Portunus sanguinolentus) caught in the waters of Pasi Rawa, Pidie Regency. A quantitative descriptive method was applied using discriminant and linear regression analyses. A total of 50 crab samples were measured based on 16 morphometric parameters. The results showed significant differences (p < 0.05) in several parameters, particularly carapace width, carapace length, and pleomere size, where males had larger body sizes than females. The relationship between carapace width and body weight exhibited a positive allometric growth pattern, with growth coefficient (b) values of 3.24 for males (R² = 0.932) and 3.12 for females (R² = 0.918). These findings indicate that P. sanguinolentus populations in Pasi Rawa grow under favorable environmental conditions and support sustainable crab resource management, particularly the enforcement of minimum legal size limits as regulated by the Indonesian Ministry of Marine Affairs and Fisheries Regulation No. 7 of 2024. Keywords: Portunus sanguinolentus, morphometric, carapace width, body weight, allometric growth, Pasi Rawa.



    SERVICES DESK