Kontrasepsi hormonal merupakan salah satu metode keluarga berencana yang banyak digunakan oleh wanita. kandungan hormon estrogen dan progesteron dapat mempengaruhi fungsi kelenjar saliva, sehingga berpotensi mengubah ph saliva serta laju aliran saliva. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan ph saliva dan laju aliran saliva pada pengguna kontrasepsi hormonal pil dan suntik. jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional study. sampel penelitian terdiri atas 50 wanita berusia 20 - 52 tahun di desa wisata nusa, kecamatan lhoknga, kabupaten aceh besar, provinsi aceh, yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. pemeriksaan ph saliva dilakukan menggunakan ph meter digital, sedangkan laju aliran saliva diukur dengan metode spitting tanpa stimulasi. data dianalisis menggunakan uji independent sample t-test. hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata ph saliva pada pengguna kontrasepsi pil sebesar 6,13 dan pada pengguna suntik sebesar 6,25, sedangkan rata-rata laju aliran saliva pada pengguna pil sebesar 0,30 ml/menit dan pada pengguna suntik sebesar 0,29 ml/menit. berdasarkan hasil uji statistik, tidak terdapat perbedaan yang signifikan terhadap ph saliva (p = 0,342; p > 0,05) maupun laju aliran saliva (p = 0,871; p > 0,05) antara pengguna kontrasepsi hormonal pil dan suntik. dapat disimpulkan bahwa penggunaan kontrasepsi hormonal, baik jenis pil maupun suntik, tidak berpengaruh signifikan terhadap ph saliva dan laju aliran saliva.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERBEDAAN PH DAN LAJU ALIRAN SALIVA PADA PENGGUNA KONTRASEPSI HORMONAL PIL DAN SUNTIK. Banda Aceh Fakultas Kedokteran Gigi,2026
Baca Juga : PERUBAHAN LAJU ALIRAN DAN PH SALIVA SEBELUM DAN SESUDAH MENGONSUMSI SUSU ULTRA HIGH TEMPERATURE LOW FAT (STUDI PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNSYIAH ANGKATAN 2017) (ARIE MAULIZA PUTRI, 2020)
Abstract
Hormonal contraceptives are one of the most widely used family planning methods among women. The estrogen and progesterone content in these contraceptives can affect the function of the salivary glands, potentially altering salivary pH and flow rate. This study aimed to determine the differences in salivary pH and salivary flow rate between users of oral and injectable hormonal contraceptives. This research employed a descriptive analytic design with a cross-sectional Study. The study sample consisted of 50 women aged 20 - 52 years in Desa Wisata Nusa, Lhoknga District, Aceh Besar Regency, Aceh Province, selected using a purposive sampling method. Salivary pH was measured using a digital pH meter, while salivary flow rate was assessed using the unstimulated spitting method. Data were analyzed using the Independent Sample T-Test. The results showed that the average salivary pH among oral contraceptive users was 6.13, while among injectable contraceptive users it was 6.25. Meanwhile, the average salivary flow rate among oral contraceptive users was 0.30 mL/min, and 0.29 mL/min among injectable contraceptive users. Statistical analysis indicated no significant differences in salivary pH (p = 0.342; p > 0.05) or salivary flow rate (p = 0.871; p > 0.05) between users of oral and injectable hormonal contraceptives. It can be concluded that the use of hormonal contraceptives, whether oral or injectable, does not significantly affect salivary pH or salivary flow rate.