Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
SISKA RAMAYANI, GAMBARAN HISTOPATOLOGI INSANG DAN LIMPA CYPRINUS CARPIO YANG DIBERI EKSTRAK DAUN IPOMOEA PES-CAPRAE PASCA DIINFEKSI AEROMONAS HYDROPHILA. Banda Aceh Fakultas Kelautan dan Perikanan Budidaya Perairan (S1),2026

Abstrak ikan mas (cyprinus carpio) merupakan salah satu ikan air tawar yang dikembangkan di indonesia. kendala yang sering dihadapi oleh pembudidaya ikan mas adalah penyakit. penyakit infeksi yang sering menyerang ikan mas adalah aeromonas hydrophila. penggunaan antibiotik dapat menyebabkan resistensi bakteri, membahayakan kesehatan dan lingkungan. oleh karena itu diperlukan pengobatan secara alami yang efektif dan ramah lingkungan seperti katang-katang (ipomoea pes-caprae). penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi histopatologis ikan mas (cyprinus carpio) yang diinfeksi bakteri aeromonas hydrophila yang telah diberi ekstrak daun katang-katang (ipomoea pes-caprae). metode yang digunakan adalah deskriptif dengan lima perlakuan antara lain : kontrol negatif (tanpa perendaman dan tanpa terinfeksi bakteri), penambahan antibiotik (terinfeksi tanpa perendaman ekstrak), serta penambahan ekstrak 35%, 40%, dan 45%. parameter yang diamati adalah tingkat kerusakan jaringan insang berupa nekrosis dan jaringan limpa berupa melanomacrophage centers (mmc). hasil pengamatan menunjukkan bahwa ekstrak daun katang-katang mampu menekan tingkat kerusakan jaringan insang dan limpa ikan mas yang terinfeksi bakteri aeromonas hydrophila. konsentrasi 40% memberikan hasil paling optimal dengan tingkat nekrosis dan mmc yang rendah, menunjukkan adanya proses regenerasi jaringan yang lebih baik dibandingkan konsentrasi lainnya. kualitas air selama penelitian berada pada kisaran optimal untuk pertumbuhan ikan (suhu 28,5-29,6℃, do 4,2-6 mg/l, dan ph 7). kata kunci : cyprinus carpio, ipomoea pes-caprae, aeromonas hydrophila, histopatologi, insang, limpa.



Abstract

ABSTRACT Carp (Cyprinus carpio) is one of the freshwater fish species cultivated in Indonesia. One of the challenges often faced by carp farmers is disease. The infectious disease that often attacks carp is Aeromonas hydrophila. The use of antibiotics can cause bacterial resistance, endangering health and the environment. Therefore, effective and environmentally friendly natural treatments such as Katang-katang (Ipomoea pes-caprae) are needed. This study aims to determine the histopathological condition of carp (Cyprinus carpio) infected with Aeromonas hydrophila bacteria that have been given katang-katang leaf extract (Ipomoea pes-caprae). The method used was descriptive with five treatments, including: negative control (without immersion and without bacterial infection), addition of antibiotics (infected without extract immersion), and addition of 35%, 40%, and 45% extract. The parameters observed were the level of gill tissue damage in the form of necrosis and spleen tissue in the form of Melanomacrophage centers (MMC). The results showed that katang-katang leaf extract was able to reduce the level of damage to the gills and spleen of carp infected with Aeromonas hydrophila bacteria. A concentration of 40% gave the most optimal results with low levels of necrosis and MMC, indicating a better tissue regeneration process compared to other concentrations. Water quality during the study was within the optimal range for fish growth (temperature 28.5-29.6℃, DO 4.2-6 mg/L, and pH 7). Keywords: Cyprinus carpio, Ipomoea pes-caprae, Aeromonas hydrophila, histopathology, gills, spleen.



    SERVICES DESK