Perkembangan anak merupakan proses perubahan bertahap pada kemampuan motorik, bahasa, sosial, serta kemandirian yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk status gizi dan pemberian asi eksklusif. asi eksklusif selama enam bulan pertama memberikan kontribusi penting bagi tercapainya pertumbuhan dan perkembangan yang optimal, sementara status gizi yang adekuat menunjukkan terpenuhinya kebutuhan nutrisi sesuai tahap usia anak. kekurangan gizi maupun tidak terpenuhinya pemberian asi eksklusif dapat meningkatkan risiko terjadinya keterlambatan perkembangan. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi dan riwayat pemberian asi eksklusif dengan perkembangan batita menggunakan denver test ii di posyandu gampong lhong raya, kecamatan banda raya, kota banda aceh. desain penelitian adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional pada 42 anak yang dipilih melalui consecutive sampling. data status gizi diperoleh dari pengukuran antropometri, riwayat asi melalui wawancara, dan perkembangan dinilai menggunakan denver test ii. hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar batita memiliki status gizi baik (88,1%), menerima asi eksklusif (69,0%), dan berada pada kategori perkembangan normal (71,4%). analisis bivariat menggunakan uji spearman rank menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara status gizi dan perkembangan (p = 0,846; r = - 0,031). namun, terdapat hubungan positif yang bermakna, dengan kekuatan hubungan yang kuat, antara riwayat pemberian asi eksklusif dan perkembangan batita di posyandu gampong lhong raya (p =
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN STATUS GIZI DAN RIWAYAT PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF TERHADAP PERKEMBANGAN BATITA MENGGUNAKAN DENVER TEST II DI POSYANDU GAMPONG LHONG RAYA. Banda Aceh FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2025
Baca Juga : HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN GIZI IBU DENGAN STATUS GIZI BATITA DI GAMPONG MESJID JEURAT MANYANG KECAMATAN MUTIARA TIMUR KABUPATEN PIDIE (FAJRIANA, 2014)
Abstract
Child development encompasses the progression of motor, language, social, and self-help abilities, which are shaped by multiple factors, including nutritional status and exclusive breastfeeding. Exclusive breastfeeding during the first six months of life plays a crucial role in supporting optimal growth and development, while adequate nutritional status reflects sufficient nutrient intake appropriate to a child’s physiological needs. Children with poor nutritional status or those who do not receive exclusive breastfeeding are at greater risk of experiencing developmental delays. This study aims to examine the relationship between nutritional status and the history of exclusive breastfeeding with toddler development using the Denver Test II at Posyandu Gampong Lhong Raya, Banda Raya District, Banda Aceh City. This research employed an analytical observational design with a cross-sectional approach involving 42 children selected through consecutive sampling. Nutritional status was assessed using weight and length/height measurements. Information on breastfeeding history was obtained through interviews, and child development was evaluated using the Denver Test II. The findings indicate that toddlers at Posyandu Gampong Lhong Raya generally had good nutritional status (88.1%), a proportion of them were exclusively breastfed (69.0%), and many demonstrated normal developmental outcomes (71.4%). Bivariate analysis using the Spearman Rank test revealed no significant association between nutritional status and toddler development (p = 0.846; r = -0.031). However, there is a significant positive relationship, with a strong correlation, between the history of exclusive breastfeeding and toddler development at the Posyandu of Gampong Lhong Raya (p =
Baca Juga : PERBANDINGAN STATUS GIZI BAYI USIA 6-12 BULAN YANG MENDAPAT ASI EKSKLUSIF DAN ASI NON EKSKLUSIF DI PUSKESMAS DARUSSALAM ACEH BESAR (Bemi Oksi Putri, 2014)