Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keanekaragaman dan kelimpahan jenis ikan di kawasan ekosistem hutan bakau kuala langsa, langsa, aceh. metode yang digunakan adalah purposive sampling. pengambilan sampel dilakukan di tiga stasiun yang berbeda, yaitu pada kawasan ekowisata, kawasan muara, dan kawasan padat penduduk. setiap stasiun ditetapkan sebanyak 3 titik sampling. pengambilan sampel dilakukan dengan mengunakan jala dan gill net, setiap titik dilakukan sebanyak 2 kali pengulangan. hasil penelitian ini menunjukkan adanya sebanyak 132 individu dari 20 jenis ikan yang tergolong ke dalam 11 ordo, yaitu acanthuriformes, myliobatiformes,carangiformes,centrarchiformes, clupeiformes, gonorynchiformes, mugiliformes, perciformes, pleuronectiformes, siluriformes dan blenniiformes. hasil analisis menunjukkan indeks keanekaragaman keseluruhan (h' = 2,81) tergolong sedang, sedangkan indeks kemerataan (e' = 0,93) menunjukkan tingkat kemerataan yang tinggi. indeks kelimpahan tetinggi didapati pada stasiun ii yaitu sebanyak 57 individu. selain itu, indeks similaritas antar stasiun berkisar antara 64,2% hingga 73,3%, dengan kesamaan tertinggi terdapat antara stasiun i dan ii.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KEANEKARAGAMAN JENIS IKAN DI KAWASAN EKOSISTEM HUTAN BAKAU KUALA LANGSA, KOTA LANGSA, ACEH. Banda Aceh Fakultas MIPA (S1),2025
Baca Juga : STRUKTUR KOMUNITAS MAKROZOOBENTHOSRNYANG BERASOSIASI DENGAN EKOSISTEM MANGROVE RNDI PERAIRAN KUALA LANGSA RNKOTA LANGSA (MUHADHIR, 2015)
Abstract
This study aims to analyze the diversity and abundance of fish species in the Kuala Langsa bakau forest ecosystem area, Langsa, Aceh. The method used was purposive sampling. Sampling was conducted at three different stations, namely in the ecotourism area, estuary area, and densely populated area. Each station was set as many as 10 sampling points using nets and 3 sampling points using gill nets, each point repeated 2 times. The results showed that there were 132 individuals of 20 fish species belonging to 11 orders, namely Acanthuriformes, Myliobatiformes, Carangiformes, Centrarchiformes, Clupeiformes, Gonorynchiformes, Mugiliformes, Perciformes, Pleuronectiformes, Siluriformes, and blenniiformes. The analysis showed that the overall diversity index (H' = 2.81) was moderate, while the evenness index (E' = 0.93) showed a high level of evenness. The highest abundance index was found at station II with 57 individuals. In addition, the similarity index between stations ranged from 64.2% to 73.3%, with the highest similarity found between stations I and II.
Baca Juga : SEGMENTASI OBJECT BASED IMAGE ANALYSIS (OBIA) UNTUK PEMETAAN JENIS MANGROVE KOTA LANGSA (MUTIARA RAMADHANI, 2022)