Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Mella Marziah, HUBUNGAN PENGGUNAAN GAWAI DENGAN PERKEMBANGAN EMOSIONAL REMAJA USIA 14-15 TAHUN DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh fak. Kedokteran,2025

Perkembangan teknologi yang pesat menjadikan gawai sebagai bagian penting dalam kehidupan remaja. selain berfungsi sebgai media komunikasi, hiburan dan pembelajaran, gawai juga berperan dalam pembentukan identitas diri pada remaja. namun, penggunaan gawai yang berlebihan berpotensi berdampak negatif pada keseimbangan emosional dan interaksi sosial. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penggunaan gawai dengan perkembangan emosional remaja usia 14-15 tahun di sekolah menengah pertama kota banda aceh, serta mendeskripsikan tingkat kecanduan gawai dan kategori perkembangan emosional resonden. penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. sebanyak 331 responden dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling, dan pemilihan responden dilakukan dengan bantuan number random generator untuk memastikan pemilihan sampel yang objektif dan merata pada setiap strata kelas. instrumen yang digunakan meliputi smartphone addiction scale short version (sas-sv) untuk mengukur tingkat penggunaan gawai dan strengths and difficulties questionnaire (sdq) untuk menilai perkembangan emosional. analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square. hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan gawai dengan perkembangan emosional remaja (p = 0,000). arah hubungan yang positif menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat penggunaan gawai, semakin besar kemungkinan remaja mengalami gangguan dalam perkembangan emosionalnya. selain itu, ditemukan bahwa mayoritas responden berada pada kategori kecanduan gawai tinggi (61,9%) dan perkembangan emosional abnormal (81,3%). keseluruhan temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan gawai yang berlebihan berpotensi menganggu keseimbangan emosional remaja sehingga diperlukan upaya pemantauan, pendampingan, dan edukasi untuk mendorong penggunaan gawai yang lebih positif.



Abstract

Rapid technological developments have made gadgets an important part of teenagers' lives. In addition to serving as a medium for communication, entertainment, and learning, gadgets also play a role in shaping teenagers' identities. However, excessive use of gadgets has the potential to negatively impact emotional balance and social interaction. This study aims to analyze the relationship between gadget use and the emotional development of 14-15-year-old adolescents in junior high schools in Banda Aceh, as well as to describe the level of gadget addiction and the emotional development categories of the respondents. This study uses a quantitative method with a cross-sectional design. A total of 331 respondents were selected using proportionate stratified random sampling, and the selection of respondents was carried out with the help of a number random generator to ensure objective and even sample selection in each class stratum. The instruments used included the Smartphone Addiction Scale Short Version (SAS-SV) to measure the level of gadget use and the Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ) to assess emotional development. Data analysis was performed using the Chi-Square test. The results showed that there was a significant relationship between gadget use and adolescent emotional development (p = 0.000). The positive direction of the relationship indicates that the higher the level of gadget use, the greater the likelihood of adolescents experiencing disturbances in their emotional development. In addition, it was found that the majority of respondents were in the high gadget addiction category (61.9%) and abnormal emotional development (81.3%). These findings indicate that excessive gadget use has the potential to disrupt the emotional balance of adolescents, thus requiring monitoring, assistance, and education to encourage more positive gadget use.



    SERVICES DESK