Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
DEWI ARISKA, HUBUNGAN FAKTOR DEMOGRAFI DENGAN PERILAKU BEROBAT KE LUAR NEGERI PADA MASYARAKAT KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2025

Fenomena masyarakat indonesia yang memilih berobat ke luar negeri terus meningkat setiap tahunnya. data indonesian medical tourism board (imtb) menunjukkan lebih dari 1,2 juta warga indonesia melakukan perjalanan medis dengan pengeluaran mencapai rp17 triliun per tahun. kota banda aceh menjadi salah satu daerah dengan kecenderungan tinggi terhadap perilaku ini. telah dilakukan penelitian kuantitatif dengan rancangan observasional analitik menggunakan metode case-control dilakukan untuk mengetahui hubungan antara faktor demografi dengan perilaku berobat ke luar negeri pada 206 responden yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. data diperoleh melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan uji korelasi spearman dan koefisien kontingensi (α = 0,05). hasil menunjukkan 51,0% responden pernah berobat ke luar negeri, terutama ke malaysia (49,5%), dengan alasan utama kualitas layanan (40,3%) dan tenaga medis profesional (28,6%). jenis kelamin (p = 0,000; r = 0,279;) dan ras atau etnis (p = 0,047; r = 0,160) berhubungan signifikan, sedangkan usia, pendidikan, pekerjaan, dan pendapatan tidak. disimpulkan bahwa perilaku berobat ke luar negeri lebih dipengaruhi oleh faktor sosial-budaya dan gender dibanding ekonomi maupun pendidikan. kata kunci: perilaku berobat ke luar negeri, faktor demografi, jenis kelamin, ras, banda aceh.



Abstract

The phenomenon of Indonesians seeking medical treatment abroad continues to increase annually. Data from the Indonesian Medical Tourism Board (IMTB) show that over 1.2 million Indonesians travel abroad for medical purposes, spending up to IDR 17 trillion per year. Banda Aceh City is among the regions with a high tendency toward this behavior. This quantitative study employed an observational analytic case-control design to examine the relationship between demographic factors and the behavior of seeking medical treatment abroad among 206 respondents selected through consecutive sampling. Data were collected via an online questionnaire and analyzed using the Spearman Correlation and Contingency Coefficient tests at a 95% confidence level (α = 0.05). Results showed that 51.0% of respondents had sought medical treatment abroad, mainly to Malaysia (49.5%), with the most common reasons being better service quality (40.3%) and professional medical personnel (28.6%). Gender (P = 0.000; r = 0.279) and ethnicity (P = 0.047; r = 0.160) were significantly associated, whereas age, education, occupation, and income were not. It can be concluded that the behavior of seeking medical treatment abroad among Banda Aceh residents is more influenced by socio-cultural and gender factors than by economic or educational factors. Keywords: Medical treatment abroad, demographic factors, gender, ethnicity, Banda Aceh.



    SERVICES DESK