Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Muhammad Farhan Anfasa, ANALISIS PENENTUAN LOKASI POTENSIAL PEMBANGUNAN RUMAH SAKIT MENGGUNAKAN WEIGHTED OVERLAY DI KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas MIPA - Informatika,2025

Ketersediaan fasilitas pelayanan kesehatan yang aman dan merata menjadi kebutuhan utama dalam pengembangan wilayah perkotaan. kota banda aceh sebagai ibu kota provinsi memiliki potensi wilayah yang luas untuk mendukung pembangunan infrastruktur kesehatan secara terencana. penelitian ini bertujuan untuk menentukan lokasi potensial pembangunan rumah sakit dengan menggunakan pendekatan sistem informasi geografis (sig) melalui metode weighted overlay. lima parameter utama digunakan dalam analisis, yaitu fungsi jalan, tingkat kerawanan banjir, potensi tsunami, jarak terhadap tempat pembuangan akhir (tpa), dan tutupan lahan. penelitian ini menghasilkan peta kesesuaian lahan yang terbagi dalam lima kelas, dengan dominasi pada kategori “sesuai” dan “cukup sesuai”, serta area prioritas pada kategori “sangat sesuai” seluas 213,55 ha. dari area tersebut, lahan yang memenuhi syarat minimal luas untuk pembangunan rumah sakit, yaitu ≥5.000 m², tersedia seluas kurang lebih 42,5 ha. penelitian ini juga menemukan bahwa sebagian rumah sakit existing berada di zona yang kurang ideal. oleh karena itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan acuan dalam perencanaan pembangunan rumah sakit yang lebih aman, efektif, dan berbasis data spasial. kata kunci: rumah sakit, weighted overlay, banda aceh, sig, kesesuaian lahan



Abstract

The availability of safe and well-distributed healthcare facilities is a crucial aspect of urban development. Banda Aceh, as the capital of Aceh Province, has a vast spatial potential to support the planned development of healthcare infrastructure. This study aims to identify potential locations for hospital development using a Geographic Information System (GIS) approach with the Weighted Overlay method. The analysis incorporates five main parameters: road function, flood risk, tsunami risk, distance to landfill (TPA), and land cover. This study produced a land suitability map categorized into five classes, with the “Suitable” and “Moderately Suitable” areas being the most dominant, and a high-priority “Very Suitable” zone covering approximately 213,55 Ha. Within this area, land parcels that meet the minimum requirement of 5,000 m² for hospital development amount to approximately 42,5 Ha. The study also reveals that some existing hospitals are located in suboptimal areas from a spatial risk perspective. Therefore, the findings of this research are expected to serve as a reference for planning safer and more effective hospital locations based on spatial data. Keywords: Hospital, Weighted Overlay, Banda Aceh, GIS, Land Suitability



    SERVICES DESK