Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan kecamatan-kecamatan yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di kabupaten pidie dan mengetahui interaksi antara kecamatan-kecamatan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dengan kecamatan-kecamatan lain sebagai daerah sekeliling (hinterland). data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang terdiri dari data fasilitas ekonomi, fasilitas sosial dan fasilitas pemerintahan, jumlah penduduk, jarak antar kecamatan. model analisis yang digunakan adalah pendekatan metode skalogram, model gravitasi dan analisis location quotient (lq). hasil perhitungan skalogram teridentifikasi tiga kecamatan yang berpotensi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di kabupaten pidie, yaitu kecamatan mutiara, kecamatan grong-grong dan kecamatan tangse. dipilihnya ketiga kecamatan tersebut sebagai pusat pertumbuhan ekonomi karena memiliki ketersediaan fasilitas ekonomi, fasilitas sosial dan fasilitas pemerintahan lebih lengkap dibandingkan dengan kecamatan-kecamatan lain di kabupaten pidie sehingga mampu untuk berinteraksi dengan daerah sekelilingnya. disamping itu ketiga kecamatan tersebut memiliki potensi wilayah yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menaikkan pendapatan masyarakat di kabupaten pidie. kata kunci : pusat pertumbuhan ekonomi, interaksi dan daerah pendukung
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
IDENTIFIKASI KECAMATAN SEBAGAI PUSAT PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN PIDIE. Banda Aceh Prog. Studi Megister Ilmu Ekonomi,2011
Baca Juga : PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH, DANA ALOKASI UMUM DAN DANA BAGI HASIL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI ACEH (Rahmah AR, 2016)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS PENGARUH KETIMPANGAN GENDER TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA (IRVANI TRI UTARI, 2021)