Sungai krueng aceh merupakan salah satu sungai besar yang mengaliri wilayah aceh besar dan banda aceh, dengan panjang ±145 km dan luas daerah aliran sungai (das) ±1,681.05 km². sungai ini berhulu di pegunungan bukit barisan dan bermuara di selat malaka. daerah alirannya terdiri dari beberapa sub-sub aliran seperti krueng seulimeum, krueng keumireu, krueng inong, dan krueng jreu. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keanekaragaman makrozoobentos di muara krueng aceh. penelitian dilakukan pada bulan februari dengan pengambilan sampel makrozoobentos secara langsung di lokasi muara. metode yang digunakan mencakup analisis parameter fisika dan kimia perairan serta identifikasi biota bentik secara morfologis. hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks keanekaragaman (h’) sebesar 1,61 yang tergolong dalam kategori sedang, indeks keseragaman (e) sebesar 0,80 yang mencerminkan penyebaran individu yang cukup merata antar spesies, dan indeks dominansi (d) sebesar 0,40 yang menunjukkan tidak adanya spesies yang mendominasi secara signifikan dan nilai kepadatan yang didapatkan sebesar 2.983 individu/m² dengan kondisi lingkungan yang sangat mendukung pertumbuhan makrozoobentos, baik dari segi substrat maupun kualitas air. temuan ini mengindikasikan bahwa kondisi ekosistem di muara sungai krueng aceh masih tergolong stabil dan mendukung kehidupan berbagai jenis makrozoobentos. kata kunci: makrozoobentos, keanekaragaman, keseragaman, dominansi, krueng aceh
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KEANEKARAGAMAN MAKROZOOBENTOS DI MUARA SUNGAI KRUENG ACEH. Banda Aceh FAKULTAS KELAUTAN DAN PERIKANAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2025
Baca Juga : KEANEKARAGAMAN MAKROZOOBENTOS DI KRUENG CUNDA, LHOKSEUMAWE PROVINSI ACEH (Yulisa Timorya.R, 2022)
Abstract
The Krueng Aceh River is one of the major rivers flowing through the Aceh Besar and Banda Aceh regions, with an approximate length of 145 km and a watershed area of about 1,681.05 km². The river originates from the Bukit Barisan mountain range and discharges into the Malacca Strait. Its watershed consists of several tributaries, including Krueng Seulimeum, Krueng Keumireu, Krueng Inong, and Krueng Jreu. This study aims to analyze the diversity of macrozoobenthos in the estuary of the Krueng Aceh River. The research was conducted in February through direct sampling of macrozoobenthos at the estuary site. The methods involved the analysis of physical and chemical water parameters, as well as morphological identification of benthic fauna. The results showed a diversity index (H') of 1.61, which falls under the moderate category; an evenness index (E) of 0.80, indicating relatively equal distribution of individuals among species; and a dominance index (D) of 0.40, suggesting no single species dominated the community. The macrozoobenthos density was recorded at 2,983 individuals/m², supported by favorable environmental conditions, including substrate type and water quality. These findings indicate that the estuarine ecosystem of the Krueng Aceh River remains stable and supports the presence of various macrozoobenthos species. Keywords: macrozoobenthos, diversity, evenness, dominance, krueng Aceh river
Baca Juga : STRUKTUR KOMUNITAS MAKROZOOBENTOS DAN KARAKTERISTIK SUBSTRAT DI GAMPONG RUYUNG, ACEH BESAR (MUHAMMAD IDRIS, 2024)