Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
AHMAD LUTFI BAHARUDDIN NST, STUDI SEBARAN IKAN DEMERSAL DI PERAIRAN KRUENG RAYA MENGGUNAKAN METODE AKUSTIK. Banda Aceh Fakultas Kelautan dan Perikanan / Prodi Ilmu Kelautan (S1),2025

Wilayah perairan krueng raya, dikenal memiliki banyak ikan demersal dan ikan karang. hingga saat ini belum pernah dilakukan pemetaan sumber daya ikan secara langsung di wilayah tersebut. nelayan seringkali menangkap terlalu banyak ikan atau tidak mendapatkan hasil sama sekali karena kurangnya informasi tentang lokasi ikan. penelitian ini bertujuan untuk memperkirakan sebaran dan stok ikan demersal di perairan krueng raya menggunakan metode hidroakustik. pengumpulan data dilakukan menggunakan simrad ek-15 scientific echosounder yang beroperasi pada frekuensi 200 khz, dan pemrosesan data dilakukan dengan software sonar5-pro. dalam sonar5-pro, file data mentah *.raw dikonversi ke format *.uuu untuk dianalisis. proses analisis dimulai dengan visualisasi data echosounder, diikuti dengan penentuan lapisan integrasi. lapisan integrasi ditentukan dengan ketebalan 4 meter dari dasar laut dan diterapkan setiap 200 ping. detektor target tunggal (sed-echogram) digunakan untuk mengurangi gangguan dari target, dan estimasi biomassa dihitung dari analisis target strength (ts) dan volume backscattering strength (vbs). hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi target strength (ts) di area survei berkisar antara -35 db hingga -58 db. kepadatan ikan diperkirakan bervariasi dari 0 hingga lebih dari 39,000 ikan per hektar, sementara distribusi intensitas akustik tercatat sebesar -51 db. temuan ini memberikan wawasan berharga tentang stok ikan dan pola sebarannya di perairan krueng raya, yang dapat menjadi informasi penting bagi pengelolaan perikanan yang lebih baik di wilayah tersebut. kata kunci : echosounder, sebaran, demersal, keakuratan, kuantitatif



Abstract

The waters of Krueng Raya region are known to have a lot of demersal and coral fish. Until now, there has never been a direct mapping of fish resources in the area. Fishermen often catch too many fish or do not get any results at all due to a lack of information about fish locations. This research aims to estimate the distribution and stock of demersal fish in the Krueng Raya waters using hydroacoustic methods. Data collection was carried out using the Simrad EK-15 scientific echosounder operating at a frequency of 200 kHz, and data processing was done with Sonar5-Pro software. In Sonar5-Pro, the raw data file *.raw was converted to the *.uuu format for analysis. The analysis process began with the visualization of echosounder data, followed by the determination of integration layers. The integration layer was determined with a thickness of 4 meters from the seabed and applied every 200 ping. Single-target detectors (SED-echogram) are used to reduce interference from targets, and biomass estimates are calculated from target strength (TS) and volume backscattering strength (VBS) analyses. The research results show that the distribution of target strength (TS) in the survey area ranges from -35 dB to -58 dB. Fish density is estimated to vary from 0 to over 39,000 fish per hectare, while the recorded acoustic intensity distribution is -51 dB. These findings provide valuable insights into fish stocks and their distribution patterns in the waters of Krueng Raya, which could be important information for better fisheries management in the area. Keywords: echosounder, distribution, demersal, accuracy, quantitative



    SERVICES DESK