Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
SACHITA UTAMI, PRODUKTIVITAS ALAT TANGKAP JARING INSANG (GILL NET) DI DEAH RAYA, BANDA ACEH. Banda Aceh FAKULTAS KELAUTAN DAN PERIKANAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2025

Deah raya merupakan kawasan pesisir kota banda aceh yang didominasi oleh nelayan tradisional yang menggunakan alat tangkap jaring insang (gillnet) dengan ukuran mata jaring 1,5 inch. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produktivitas jaring insang dan komposisi hasil tangkapan di wilayah tersebut. data dikumpulkan pada mei 2025 melalui metode survei dan wawancara terhadap 16 nelayan yang dipilih secara purposive. identifikasi spesies ikan dilakukan secara visual dengan merujuk pada buku market fish of indonesia. parameter yang diamati meliputi jumlah dan jenis hasil tangkapan, frekuensi trip, serta spesifikasi alat tangkap. hasil penelitian menunjukkan bahwa jaring insang ukuran 1,5 inch menangkap 72 ekor ikan dari 15 spesies dengan total berat 53,41 kg. spesies dominan yang tertangkap antara lain selar kuning (selaroides leptolepis), kurisi (nemipterus japonicus), dan kembung (rastrelliger kanagurta). produktivitas alat tangkap tercatat sebesar 10,68 kg/trip dan 0,1 kg/lembar jaring. ukuran mata jaring 1,5 inch terbukti cukup selektif, mampu menjerat ikan berukuran konsumsi dan membiarkan ikan kecil lolos, sehingga mendukung prinsip penangkapan berkelanjutan. temuan ini menunjukkan bahwa gillnet berukuran 1,5 inch layak digunakan sebagai alat tangkap utama oleh nelayan tradisional di deah raya karena hasil tangkapannya yang beragam, bernilai ekonomis, serta efisien secara operasional. kata kunci: hasil tangkapan, jaring insang, produktivitas, perikanan berkelanjutan, selektivitas.



Abstract

Deah Raya is a coastal area in Banda Aceh City predominantly inhabited by traditional fishermen who use gillnets with a 1.5-inch mesh size. This study aims to analyze the productivity and catch composition of gillnets in the area. Data were collected in May 2025 through surveys and interviews with 16 purposively selected fishermen. Fish species were identified visually by referring to the book "Market Fish of Indonesia." Observed parameters included the number and types of catches, trip frequency, and fishing gear specifications. The results showed that gillnets with a 1.5-inch mesh size caught 72 individual fish from 15 species with a total weight of 53.41 kg. Dominant species included Selar Kuning (Selaroides leptolepis), Kurisi (Nemipterus japonicus), and Kembung (Rastrelliger kanagurta). The productivity of the fishing gear was recorded at 10.68 kg/trip and 0.1 kg/net sheet. The 1.5-inch mesh size was proven to be selective, effectively capturing market-sized fish while allowing smaller fish to escape, thereby supporting sustainable fishing practices. These findings indicate that 1.5-inch gillnets are suitable as the main fishing gear for traditional fishermen in Deah Raya due to their diverse catch, economic value, and operational efficiency. Keywords: catch composition, gillnet, productivity, selectivity, sustainable fisheries.



    SERVICES DESK