Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Murhamah, PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN KONDISI FINANSIAL PELAKU UMKM TERHADAP PEMISAHAN KEUANGAN PRIBADI DAN KEUANGAN BISNIS PADA UMKM AGRIBISNIS DI KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2025

Umkm agribisnis memiliki peran penting dalam perekonomian lokal, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. namun, banyak pelaku umkm masih menghadapi berbagai kendala dalam pengelolaan keuangan, terutama dalam hal pemisahan antara keuangan pribadi dan keuangan bisnis. ketidakmampuan memisahkan kedua jenis keuangan ini dapat menyebabkan ketidakteraturan pencatatan, kesalahan pengambilan keputusan finansial, dan rendahnya keberlanjutan usaha. penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana literasi keuangan dan kondisi finansial memengaruhi praktik pemisahan keuangan pada umkm agribisnis, khususnya di kota banda aceh.penelitian ini dilaksanakan di kota banda aceh dengan fokus pada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (umkm) sektor agribisnis yang bergerak di bidang produksi pertanian dan peternakan. sampel dalam penelitian ini adalah 80 pelaku umkm agribisnis di kota banda aceh berdasarkan data dinas pangan, pertanian, kelautan, dan perikanan tahun 2023. data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif serta regresi logistik ordinal. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan pelaku umkm agribisnis di kota banda aceh masih tergolong rendah, sedangkan kondisi keuangan dan penerapan kebijakan pemisahan keuangan pribadi dan bisnis berada pada kategori cukup baik. selanjutnya, hasil uji regresi logistik ordinal menunjukkan bahwa literasi keuangan (x1) dan kondisi finansial (x2) berpengaruh signifikan terhadap kebijakan pemisahan keuangan pribadi dan keuangan bisnis pada pelaku umkm. hal ini ditunjukkan oleh nilai signifikansi (p-value) masing-masing variabel yang lebih kecil dari 0,05, yaitu 0,001 untuk literasi keuangan dan 0,003 untuk kondisi finansial.



Abstract

Agribusiness MSMEs play a vital role in the local economy, particularly in creating jobs and improving community welfare. However, many MSMEs still face various challenges in financial management, particularly in separating personal and business finances. The inability to separate these two types of finances can lead to irregular recording, poor financial decision-making, and low business sustainability. This study aims to examine the extent to which financial literacy and financial conditions influence the practice of financial separation in agribusiness MSMEs, particularly in Banda Aceh City. This study was conducted in Banda Aceh City with a focus on Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the agribusiness sector engaged in agricultural and livestock production. The sample in this study was 80 agribusiness MSMEs in Banda Aceh City based on data from the Food, Agriculture, Maritime Affairs, and Fisheries Service in 2023. Data were collected through questionnaires and analyzed using descriptive analysis and ordinal logistic regression methods. The results of this study indicate that the level of financial literacy of agribusiness MSMEs in Banda Aceh City is still relatively low, while their financial condition and the implementation of the policy of separating personal and business finances are in the fairly good category. Furthermore, the results of the ordinal logistic regression test indicate that financial literacy (X1) and financial condition (X2) have a significant effect on the policy of separating personal and business finances among MSMEs. This is indicated by the significance value (p-value) of each variable being smaller than 0.05, namely 0.001 for financial literacy and 0.003 for financial condition.



    SERVICES DESK