Bpjs ketenagakerjaan merupakan lembaga pemerintah yang menyelenggarakan program jaminan sosial di sektor ketenagakerjaan di indonesia. lembaga ini bertujuan memberikan perlindungan sosial kepada seluruh pekerja melalui lima jenis program, yaitu jaminan kecelakaan kerja (jkk), jaminan kematian (jkm), jaminan hari tua (jht), jaminan pensiun (jp), dan jaminan kehilangan pekerjaan (jkp). penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan program jaminan kecelakaan kerja (jkk) di bpjs ketenagakerjaan kota banda aceh dengan pendekatan swot (strengths, weaknesses, opportunities, threats) serta mengidentifikasi kendala dalam implementasinya. penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. hasil penelitian menunjukkan bahwa program jkk memberikan perlindungan komprehensif bagi tenaga kerja, meskipun masih terdapat kendala seperti keterlambatan pelaporan kecelakaan, tunggakan iuran, serta proses pembuktian pada kasus penyakit akibat kerja (pak) yang memerlukan waktu lama dan data medis lengkap. pengembangan program melalui sosialisasi, pemanfaatan teknologi informasi, layanan digital, koordinasi dengan fasilitas kesehatan, dan fleksibilitas skema iuran diharapkan dapat meningkatkan efektivitas jkk. contohnya, rumah sakit pertamedika ummi rosnati sebagai peserta aktif menunjukkan komitmen terhadap perlindungan tenaga kerja, yang tidak hanya memenuhi kewajiban hukum tetapi juga meningkatkan rasa aman dan produktivitas karyawan. dengan penerapan saran-saran tersebut, program jkk diharapkan dapat memberikan perlindungan optimal bagi seluruh pekerja. kata kunci: bpjs ketenagakerjaan, jaminan kecelakaan kerja, analisis swot
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS PROGRAM JAMINAN KECELAKAAN KERJA BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL (BPJS) KETENAGAKERJAAN KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala,2025
Baca Juga : PENERAPAN SISTEM PEMBAYARAN KLAIM JAMINAN HARI TUA PADA BPJS KETENAGAKERJAAN KANTOR CABANG BANDA ACEH (OKTAVIANI, 2018)
Abstract
BPJS Ketenagakerjaan is a government agency that administers social security programs in the labor sector in Indonesia. This institution aims to provide social protection to all workers thru five types of programs: Work Accident Insurance (JKK), Death Insurance (JKM), Old Age Insurance (JHT), Pension Insurance (JP), and Unemployment Insurance (JKP). This study aims to analyze the implementation of the Work Accident Insurance (JKK) Program at BPJS Ketenagakerjaan in Banda Aceh City using the SWAT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) approach, and to identify obstacles in its implementation. The research uses a descriptive qualitative method with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The research results show that the JKK Program provides comprehensive protection for workers, although there are still constraints such as delayed accident reporting, unpaid contributions, and the lengthy process of proving cases of Occupational Diseases (PAK) which requires complete medical data. Program development thru socialization, the use of information technology, digital services, coordination with healthcare facilities, and flexible contribution schemes is expected to increase the effectiveness of JKK. For example, Pertamedika Ummi Rosnati Hospital, as an active participant, demonstrates a commitment to protecting workers, which not only fulfills legal obligations but also enhances employe safety and productivity. By implementing these suggestions, the JKK Program is expected to provide optimal protection for all workers. Keywords: BPJS Ketenagakerjaan, Work Accident Insurance, SWAT Analysis