Ikan kakap putih (lates calcarifer) merupakan komoditas perikanan bernilai ekonomi tinggi yang keberhasilan budidayanya sangat bergantung pada ketersediaan pakan alami berkualitas bagi larva. rotifera (brachionus plicatilis) sering digunakan sebagai pakan larva, namun kandungan nutrisinya belum optimal sehingga diperlukan pengayaan. daun kelor (moringa oleifera) diketahui kaya akan protein, vitamin, mineral, dan antioksidan yang berpotensi meningkatkan nilai gizi rotifera. penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pengayaan rotifera dengan tepung daun kelor terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva ikan kakap putih. penelitian dilakukan di balai perikanan budidaya air payau (bpbap) ujung batee pada juni 2025 menggunakan rancangan acak lengkap (ral) dengan empat perlakuan (0, 2, 4, dan 6 g/l tepung daun kelor) dan tiga ulangan. parameter yang diamati meliputi pertumbuhan panjang dan berat mutlak, serta kelangsungan hidup (sr) larva selama 20 hari pemeliharaan. hasil analisis sidik ragam menunjukkan pengayaan rotifera berpengaruh nyata (p
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGAYAAN ROTIFERA DENGAN TEPUNG DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) TERHADAP PERTUMBUHAN LARVA IKAN KAKAP PUTIH (LATES CALCARIFER). Banda Aceh Fakultas Kelautan dan Perikanan Budidaya Perairan (S1),2025
Baca Juga : PENGAYAAN ROTIFERA DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG IKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN RNSINTASAN LARVA IKAN KAKAP PUTIH (LATES CALCARIFER) (Muhammad Muksan, 2025)
Abstract
Barramundi (Lates calcarifer) is a high-value aquaculture commodity whose farming success largely depends on the availability of high-quality live feed for larvae. Rotifers (Brachionus plicatilis) are commonly used as larval feed, but their nutritional content is suboptimal, thus requiring enrichment. Moringa leaves (Moringa oleifera) are rich in protein, vitamins, minerals, and antioxidants, making them a potential source for enhancing rotifer nutrition. This study aimed to determine the effect of rotifer enrichment with moringa leaf powder on the growth and survival of barramundi larvae. The experiment was conducted at the Brackishwater Aquaculture Development Center (BPBAP) Ujung Batee in June 2025 using a Completely Randomized Design (CRD) with four treatments (0, 2, 4, and 6 g/L moringa leaf powder) and three replications. Parameters observed included absolute length and weight gain, as well as survival rate (SR) over a 20-day rearing period. Analysis of variance showed that rotifer enrichment had a significant effect (P