Abstrak permasalahan pada pengelolaan sampah telah menjadi momok yang menakutkan di setiap daerah termasuk kabupaten pidie jaya. setiap tahunnya, volume sampah di kabupaten pidie jaya meningkat yang disebabkan oleh dua faktor utama, yaitu pertumbuhan jumlah penduduk dan konsumsi masyarakat yang bertambah. oleh karena itu, masyarakat merupakan salah satu faktor utama dari permasalahan sampah, sekaligus memiliki peran krusial karena kehadiran dan partisipasi mereka sangat mempengaruhi keberhasilan pengelolaan sampah. maka dari itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan peran masyarakat dalam pengolahan sampah. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya pemerintah kabupaten pidie jaya dalam meningkatkan peran masyarakat dalam pengelolaan sampah, serta mengetahui tantangan atau hambatan yang dihadapi dalam meningkatkan peran masyarakat dalam pengelolaan sampah. penelitian ini menggunakan konsep upaya menurut surayin yang mencakup empat indikator: preventif, preservatif, kuratif, dan adaptasi. pendekatan penelitian bersifat kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. hasil penelitian menunjukkan pemerintah kabupaten pidie jaya telah berupaya meningkatkan peran masyarakat dalam pengelolaan sampah melalui aspek preventif, preservatif, kuratif, dan adaptasi. upaya tersebut meliputi sosialisasi, pembinaan, penegakan aturan, penyediaan fasilitas, hingga pengembangan infrastruktur. namun, sebagian masyarakat masih apatis, insentif dalam qanun nomor 2 tahun 2017 belum terealisasi, pembinaan dinilai kurang, serta keterbatasan anggaran menghambat inovasi, sehingga upaya pemerintah belum maksimal. tantangan atau hambatan berupa kurangnya sarana dan prasarana, budaya masyarakat yang sulit diubah serta sdm pemerintah yang belum memadai. untuk langkah perbaikan, disarankan agar pemerintah kabupaten pidie jaya melakukan perluasan sosialisasi dan edukasi, penguatan sarana dan prasarana, pemberian insentif dan dukungan finansial, penguatan penegakan aturan, serta kolaborasi dengan komunitas dan desa. dengan langkah tersebut, diharapkan bisa untuk meningkatkan peran masyarakat dalam pengelolaan sampah. kata kunci: upaya, peran masyarakat, pengelolaan sampah
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
UPAYA PEMERINTAH KABUPATEN PIDIE JAYA MENINGKATKAN PERAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH. Banda Aceh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala,2025
Baca Juga : PREFERENSI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN BANK SAMPAH DI KOTA BANDA ACEH (RIFATUL YUNA, 2020)
Abstract
ABSTRACT Problems in waste management have become a terrifying scourge in every region, including Pidie Jaya Regency. Every year, the volume of waste in Pidie Jaya Regency increases due to two main factors, namely population growth and increasing public consumption. Therefore, the community is one of the main factors in the waste problem, as well as having a crucial role because their presence and participation greatly affect the success of waste management. Therefore, efforts are needed to increase the role of the community in waste processing. This study aims to find out the efforts of the Pidie Jaya Regency government in increasing the role of the community in waste management, as well as to find out the challenges or obstacles faced in increasing the role of the community in waste management. This study uses the concept of effort according to Surayin which includes four indicators: preventive, preservative, curative, and adaptive. The research approach is qualitative with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results of the study show that the Pidie Jaya Regency Government has tried to increase the role of the community in waste management through preventive, preservative, curative, and adaptation aspects. These efforts include socialization, coaching, law enforcement, providing facilities, and infrastructure development. However, some people are still apathetic, the incentives in Qanun Number 2 of 2017 have not been realized, coaching is considered lacking, and budget limitations hinder innovation, so the government's efforts have not been maximized. Challenges or obstacles in the form of lack of facilities and infrastructure, community culture that is difficult to change and inadequate government human resources. For improvement steps, it is recommended that the Pidie Jaya Regency government expand socialization and education, strengthen facilities and infrastructure, provide incentives and financial support, strengthen law enforcement, and collaborate with communities and villages. With this step, it is hoped that it can increase the role of the community in waste management. Keywords: Efforts, Community Role, Waste Management
Baca Juga : ANALISIS KEBIJAKAN PENGELOLAAN PERSAMPAHAN KOTA BANDA ACEH MENGGUNAKAN PENDEKATAN INTEGRATED SOLID WASTE MANAGEMENT (Allya karisa, 2024)