Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi angka kematian bayi dan membuat model regresi linear berganda berdasarkan angka kematian bayi pada 23 kabupaten/kota di provinsi aceh pada tahun 2013. angka kematian bayi adalah jumlah kematian yang terjadi antara saat bayi lahir sampai bayi berusia tepat satu tahun. angka kematian bayi tertinggi terjadi pada 4 kabupaten di provinsi aceh yaitu pidie, aceh timur, aceh utara, dan bireuen. data yang digunakan terdiri atas 18 variabel bebas yaitu berat badan lahir rendah(bblr), penolong persalinan berupa dokter atau dukun bersalin atau bidan, imunisasi terhadap ibu hamil berupa tt-1 sampai tt-5 serta tt2+, imunisasi terhadap bayi berupa dpt1-hb1, dpt3-hb3, campak, bcg, polio, pemberian asi, gizi buruk, dan diare. untuk memodelkan angka kematian bayi adalah metode regresi linear berganda. pada hasil terdapat multikolinearitas, sehingga digunakan regresi bertatar. hasil penelitian penyebab angka kematian bayi adalah penolong persalinan dengan bantuan dokter atau dukun bersalin, dpt1-hb1, bcg, dan diare dengan koefisien determinasi (r2) sebesar 0,815. kata kunci : regresi linear berganda, regresi bertatar, data angka kematian bayi tahun 2013.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB ANGKA KEMATIAN BAYI DI ACEH. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2015
Baca Juga : PENERAPAN GENERALIZED ADDITIVE MODELS BASIS P-SPLINE PADA DATA ANGKA KEMATIAN BAYI DI PROVINSI ACEH TAHUN 2012-2015 (Desfira Ahya, 2018)