Berliana indah. (2025). hubungan pola asuh makan terhadap status gizi anak balita di desa geulumpang payong kabupaten aceh barat daya. pola asuh makan merupakan interaksi yang dilakukan oleh ibu kepada anaknya yang berhubungan dengan praktik-praktik pemberian makan yang meliputi cara ibu dalam memberikan dan menyediakan makanan. asupan nutrisi yang baik dan seimbang dapat mendukung pertumbuhan optimal, meningkatkan daya tahan tubuh, dan mencegah berbagai macam penyakit. status gizi biasanya diukur dengan parameter antropometri seperti berat badan, tinggi badan, dan indeks massa tubuh. anak balita adalah anak yang telah menginjak usia di atas satu tahun atau lebih popular dengan pengertian usia anak di bawah lima tahun. tujuan penelitian ini adalah mengetahui pola asuh makan dan status gizi berdasarkan indeks tb/u, bb/u dan tb/bb serta hubungan antara pola asuh makan yang diterapkan oleh orang tua terhadap status gizi anak balita di desa geulumpang payong kabupaten aceh barat daya. penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif. teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner dengan jumlah responden 30 orang. analisis data dilakukan menggunakan analisis univariat dan bivariat. berdasarkan hasil penelitian analisis univariat dan bivariat dapat disimpulkan kategori pola asuh makan balita di desa geulumpang payong sudah dalam kategori cukup baik dengan persentase 70% atau sebanyak 21 balita dan 30% dalam kategori baik sebanyak 9 balita. analisis status gizi balita berdasarkan indeks bb/u sebanyak 25 balita 83,3% kategori gizi baik, 3 balita 10% kategori gizi kurang dan 2 balita 6,7% kategori gizi lebih. berdasarkan indeks tb/u 26 balita 86,7% kategori normal dan 4 balita 13,3% kategori pendek. berdasarkan indeks bb/tb sebanyak 25 balita 83,3% kategori normal, 3 balita 10% kategori kurus dan 2 balita 6,7% kategori gemuk. berdasarkan hasil analisis bivariat dapat disimpulkan hasil uji korelasi pola makan dengan status gizi balita berdasarkan indeks bb/u memperoleh nilai p-value 0,016 < 0,05 terdapat hubungan yang siginfikan antara kedua variabel. berdasarkan indeks tb/u memperoleh nilai p-value 0,160 > 0,05 tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kedua variabel. berdasarkan bb/tb memperoleh nilai p-value 0,036 < 0,05 terdapat hubungan yang signifikan antara kedua variabel. berdasarkan hasil uji hipotesis diketahui bahwa ha diterima pada pengaruh pola asuh makan dan status gizi berdasarkan indeks bb/u dan bb/tb yaitu terdapat hubungan yang signifikan sedangkan berdasarkan indeks tb/u ha ditolak dan diterima dikarenakan tidak terdapat hubungan yang signifikan. kata kunci: pola asuh makan, status gizi, anak balita.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN POLA ASUH MAKAN TERHADAP STATUS GIZI ANAK BALITA DI DESA GEULUMPANG PAYONG KABUPATEN ACEH BARAT DAYA. Banda Aceh Fakultas KIP PKK,2025
Baca Juga : HUBUNGAN ANTARA WAKTU LUANG IBU DENGAN PERTUMBUHAN ANAK USIA 3 - 4 TAHUN DI PAUD BANDA ACEH (Umi Nofia, 2022)
Abstract
Berliana Indah. (2025). Hubungan Pola Asuh Makan terhadap Status Gizi Anak Balita di Desa Geulumpang Payong Kabupaten Aceh Barat Daya. Pola asuh makan merupakan interaksi yang dilakukan oleh ibu kepada anaknya yang berhubungan dengan praktik-praktik pemberian makan yang meliputi cara ibu dalam memberikan dan menyediakan makanan. Asupan nutrisi yang baik dan seimbang dapat mendukung pertumbuhan optimal, meningkatkan daya tahan tubuh, dan mencegah berbagai macam penyakit. Status gizi biasanya diukur dengan parameter antropometri seperti berat badan, tinggi badan, dan indeks massa tubuh. Anak balita adalah anak yang telah menginjak usia di atas satu tahun atau lebih popular dengan pengertian usia anak di bawah lima tahun. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pola asuh makan dan status gizi berdasarkan indeks TB/U, BB/U dan TB/BB serta hubungan antara pola asuh makan yang diterapkan oleh orang tua terhadap status gizi anak balita di desa Geulumpang Payong Kabupaten Aceh Barat Daya. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner dengan jumlah responden 30 orang. Analisis data dilakukan menggunakan analisis univariat dan bivariat. Berdasarkan hasil penelitian analisis univariat dan bivariat dapat disimpulkan kategori pola asuh makan balita di desa Geulumpang Payong sudah dalam kategori cukup baik dengan persentase 70% atau sebanyak 21 balita dan 30% dalam kategori baik sebanyak 9 balita. Analisis status gizi balita berdasarkan indeks BB/U sebanyak 25 balita 83,3% kategori gizi baik, 3 balita 10% kategori gizi kurang dan 2 balita 6,7% kategori gizi lebih. Berdasarkan indeks TB/U 26 balita 86,7% kategori normal dan 4 balita 13,3% kategori pendek. Berdasarkan indeks BB/TB sebanyak 25 balita 83,3% kategori normal, 3 balita 10% kategori kurus dan 2 balita 6,7% kategori gemuk. Berdasarkan hasil analisis bivariat dapat disimpulkan hasil uji korelasi pola makan dengan status gizi balita berdasarkan Indeks BB/U memperoleh nilai p-value 0,016 < 0,05 terdapat hubungan yang siginfikan antara kedua variabel. Berdasarkan indeks TB/U memperoleh nilai p-value 0,160 > 0,05 tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kedua variabel. Berdasarkan BB/TB memperoleh nilai p-value 0,036 < 0,05 terdapat hubungan yang signifikan antara kedua variabel. Berdasarkan hasil uji hipotesis diketahui bahwa Ha diterima pada pengaruh pola asuh makan dan status gizi berdasarkan indeks BB/U dan BB/TB yaitu terdapat hubungan yang signifikan sedangkan berdasarkan indeks TB/U Ha ditolak dan diterima dikarenakan tidak terdapat hubungan yang signifikan. Kata Kunci: Pola Asuh Makan, Status Gizi, Anak Balita.
Baca Juga : HUBUNGAN ANTARA WAKTU LUANG IBU DENGAN PERTUMBUHAN ANAK USIA 3-4 TAHUN DI PAUD BANDA ACEH (Umi Nofia, 2016)