Penelitian ini membahas keterlibatan ulama dalam pemenangan pasangan tarmizi–said pada pilkada aceh barat 2024, dengan menyoroti peran ulama sebagai aktor religius yang berpengaruh terhadap orientasi politik masyarakat. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mendorong keterlibatan ulama dalam memberikan dukungan kepada pasangan tarmizi–said. metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori partisipasi politik dan konsep patronase dan klientalisme. hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan ulama dalam mendukung pasangan tarmizi–said dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, antara lain legitimasi religius yang mereka miliki, kesesuaian visi-misi pasangan calon dengan aspirasi keagamaan, serta rekam jejak pasangan calon di dpr aceh yang berhasil mendorong kebijakan pro-rakyat. selain itu, komitmen pasangan tarmizi–said dalam membangun dan mengembangkan dayah sebagai pusat pendidikan islam, menjaga kemurnian ajaran ahlussunnah wal jamaah, serta menolak ajaran menyimpang yang berpotensi menyesatkan umat menjadi faktor penting yang memperkuat dukungan ulama. penelitian ini menyarankan agar peran ulama tidak hanya dilibatkan dalam kontestasi politik, tetapi juga diperkuat dalam perumusan kebijakan publik, khususnya di bidang pendidikan islam dan penguatan nilai-nilai keagamaan masyarakat. kata kunci: ulama, partisipasi politik, pilkada aceh barat, dayah, ahlussunnah wal jamaah
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KETERLIBATAN ULAMA DALAM PEMENANGAN TARMIZI-SAID PADA PILKADA SERENTAK TAHUN 2024 DI KABUPATEN ACEH BARAT. Banda Aceh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala,2025
Baca Juga : EKSISTENSI KEKUATAN PARTAI ACEH DALAM PEMENANGAN MUZAKIR MANAF DAN FADHLULLAH PADA PILKADA SERENTAK 2024 DI ACEH SELATAN (Sry Afriyanty, 2026)
Abstract
This study examines the involvement of ulama in the victory of the Tarmizi–Said pair in the 2024 West Aceh local election, highlighting the role of ulama as religious actors who significantly influence the political orientation of society. The purpose of this research is to identify the factors that encouraged ulama to provide support for the Tarmizi–Said pair. The research method employed is descriptive qualitative. The theoretical framework applied in this study consists of political participation theory and the concept of patronage and clientelism. The findings show that ulama involvement in supporting the Tarmizi–Said pair was driven by several key factors, including their religious legitimacy, the alignment of the candidates’ vision and mission with religious aspirations, and the candidates’ track record in the Aceh Provincial Parliament (DPRA) in promoting pro-people policies. In addition, the commitment of Tarmizi–Said to developing Islamic boarding schools (dayah) as centers of Islamic education, safeguarding the purity of the Ahlussunnah wal Jamaah creed, and rejecting deviant teachings that potentially mislead the community were crucial factors strengthening ulama support. This study suggests that the role of ulama should not only be limited to political contestations but also be reinforced in public policy formulation, particularly in the field of Islamic education and the strengthening of religious values in society. Keywords: Ulama, Political Participation, West Aceh Election, Dayah, Ahlussunnah wal Jamaah
Baca Juga : KETERLIBATAN ULAMA DALAM POLITIK (SUATU PENELITIAN TERHADAP PARTAI ACEH DAN PARTAI DAULAT ACEH DI ACEH BARAT DAYA) (riva rusda, 2014)