Simpang bersinyal lampeuneurut adalah salah satu simpang bersinyal di kab. aceh besar, yang mana merupakan simpang berlengan empat yang diatur dengan alat pemberi isyarat lalu lintas (apill). pada persimpangan ini memiliki kondisi arus lalu lintas dengan pergerakan yang cukup tinggi sehingga menyebabkan titik pusat daerah mengalami kemacetan pada jam-jam sibuk. penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja pada simpang bersinyal lampeuneurut dengan mengetahui geometrik simpang, derajat kejenuhan, tundaan dan peluang antrian pada simpang. penelitian ini menggunakan metode survei lapangan untuk mengumpulkan data arus lalu lintas pada simpang dengan mengamati perbandingan arus lalu lintas pada hari senin dan minggu. pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kamera perekam yang diletakkan di sekitar simpang. adapun dasar-dasar perhitungan menggunakan metode pedoman kapasitas jalan indonesia 2023 (pkji 2023). hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai derajat kejenuhan pada hari senin sebesar dj=0,61 dan masuk pada kategori tingkat pelayanan c dengan tundaan 9,37 det/smp serta peluang antrian 15,57 % - 32,72 %. dan pada hari minggu sebesar dj=0,37 dan masuk pada kategori tingkat pelayanan b dengan tundaan 5,24 det/smp serta peluang antrian 6,70 % - 17,13 %. hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan untuk perencanaan dan pengelolaan lalu lintas pada simpang empat lampeuneurut dan simpang lainnya yang memiliki karakteristik serupa.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
EVALUASI KINERJA SIMPANG BERSINYAL LAMPEUNEURUT KABUPATEN ACEH BESAR. Banda Aceh Fakultas Teknik,2025
Baca Juga : EVALUASI KINERJA SIMPANG BERSINYAL PADA SIMPANG REMI KOTA LANGSA DENGAN METODE MKJI DAN SIMULASI (IQBAL, 2017)
Abstract
Lampeuneurut Signalized Intersection is one of the signalized intersections in Aceh Besar Regency, which is a four-legged intersection controlled by a Traffic Signal System. This intersection has a high traffic flow, causing congestion in the central area during peak hours. This study aims to evaluate the performance of the Lampeuneurut signalized intersection by analyzing the geometric intersection, degree of saturation, delay, and queue probability. This study uses a field survey method to collect traffic flow data by observing the com-parison of traffic flow on Monday and Sunday. Data collection was carried out using a recording camera placed around the intersection. The calculation basis uses the Indonesian Road Capacity Manual 2023 (PKJI 2023). The results show that the degree of saturation on Monday is Dj= 0.61, categorized as service level C with a delay of 9.37 seconds/PCU and a queue probability of 15.57% - 32.72%. On Sunday, the degree of satu-ration is Dj= 0.37, categorized as service level B with a delay of 5.24 seconds/PCU and a queue probability of 6.70% - 17.13%. The results of this study can be used as a reference for traffic planning and management at the Lampeuneurut four-legged intersection and other intersections with similar characteristics.
Baca Juga : EVALUASI KINERJA SIMPANG TIGA TIDAK BERSINYAL PADA SIMPANG IE SUUM DESA MEUNASAH MON KABUPATEN ACEH BESAR (Aula Isnadi, 2019)