Peningkatan status sud meuraxa banda aceh dari non rujukan menjadi rsu type-c dengan fasilitas lengkap telah menyebabkan perubahan kondist terutama peningkatan penghuni pada ruang tunggu pendafaran pasien yang menebabkan terjadinya peningkatan temperatur dalam ruangan. hal ini dipengaruhi oleh beberap faktor kenyamanan termal diantaranya radiasi matahari langsung, metabolisme bawaan pasien (met), isolasi pakaian pasien (clo), peralatan ruangan dan sistem sirkulasi udara yang kurang optimal. kondsi ini menyebabkan tubuh tidak nyaman dalam beraktifitas. sebagai rsud yang digunakan untuk pelayanan umum tentu hal ini perhu diperbaiki dengan cara mengetahut dulu penyebabnya. beberapa hal yang biasa dilakukar diantaramya melakukan pengukuran langsung pada ruangan yang meliputi pengukuran temperatur, kelembaban udara, laju perpindahan udara dan intensitas matahari. dari analisa hail pengukuran diketahui beberapa fenomena yang terjadi diantaranya ada peningkatan temperatur antara luar dan dalam ruangan akibat penambahan penghuni mencapai 3'€ dan penurunan kelembaban dalam ruangan mencapai 2%. temperature maksimal dalam ruangan mencapai 36( kelembaban terendah 44% dan kecepatar angin rata rata dalam ruangan dibawah i ms. solusi yang diusulkan dalam penanganan ini berupa pemasangan blower untuk meniup udara kedalam ruangan agar dapat meningkatkan kenyamanan termal di rsud meuraxa banda aceh kata kunci : rsud meuraxa banda aceh, kenyamanan thermal, pengkondisian udara.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
ANALISIS KENYAMANAN THERMAL PADA RUANG PENDAFTARAN PASIEN GEDUNG RSUD MEURAXA BANDA ACEH. Banda Aceh PROG. STUDI MAGISTER TEKNIK MESIN,2013
Baca Juga : EVALUASI KENYAMANAN TERMAL UNTUK PENGGUNA TAMAN KOTA( STUDI KHASUS : HUTAN KOTA BNI DAN TAMAN SARI BANDA ACEH ) (Dasmarita Yulida Safitri, 2018)
Abstract
Baca Juga : KAJIAN TINGKAT KEMAMPUAN PENYERAPAN PANAS RADIASI MATAHARI OLEH TANAMAN TAMANRNDI RUMAH PERKOTAAN (Syukri, 2024)