Limbah industri khususnya limbah tekstil menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang signifikan karena sulit terurai dan dapat menimbulkan pencemaran apabila tidak dikelola dengan baik. salah satu bentuk limbah tekstil yang banyak ditemukan adalah kain perca, yaitu, sisa potongan kain dari kegiatan industri maupun rumah tangga. penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat produk vas bunga berbahan dasar kain perca dan kerangka anyaman rotan serta menganalisis tanggapan masyarakat terhadap desain produk yang dihasilkan. metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen terapan dengan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan eksperimen. hasilpenelitian menunjukkan dua desain vas bunga, yaitu bentuk silinder dengan teknik anyaman bilik dan bentuk menyerupai kelopak bunga tulip dengan teknik anyaman kepang ganda. produk yang dihasilkan mendapat tanggapan positif dari pengrajin dan ibu rumah tangga karena dinilai menarik, kuat, serta memiliki nilai jual tinggi. pemanfaatan kain perca dalam kerangka rotan dianggap sebagai inovasi ramah lingkungan yang mendukung pengelolaan limbah tekstil. vas bunga dari kain perca dengan teknik anyaman rotan dapat menjadi produk kerajinan kreatif, fungsional dan berkelanjutan yang berpotensi dikembangkan dalam industri ekonomi kreatif.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PEMBUATAN VAS BUNGA DARI KAIN PERCA DENGAN TEKNIK ANYAMAN. Banda Aceh Fakultas KIP,2025
Baca Juga : PEMANFAATAN LIMBAH KAIN PERCA PADA PEMBUATAN DETACHABLE COLLAR DAN DETACHABLE CUFF DENGAN TEKNIK SULAMAN (ANNISA MUTIARA, 2025)
Abstract
Industrial waste, especially textile waste, is a significant environmental problem because it is difficult to decompose and can cause pollution if not managed properly. One type of textile waste that is commonly found is fabric scraps, which are leftover pieces of fabric from industrial and household activities. This study aims to design and create flower vase products made from fabric scraps and woven rattan frames and to analyze public response to the resulting product designs. The research method used is applied experimentation with a qualitative approach through observation, interviews, documentation, and experimentation. The results of the study show two flower vase designs, namely a cylindrical shape with a compartment weaving technique and a shape resembling tulip petals with a double braid weaving technique. The resulting products received positive responses from craftsmen and housewives because they were considered attractive, strong, and had high selling value. The use of fabric scraps in rattan frames is considered an environmentally friendly innovation that supports textile waste management. Flower vases made from fabric scraps using rattan weaving techniques can be creative, functional, and sustainable handicraft products with the potential to be developed in the creative economy industry.
Baca Juga : GEDUNG SENI BUDAYA GAYO DI ACEH TENGAH (AUFANISA GEMASIH, 2015)