Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Muhammad Sulthan Syanfadillah, PEMANFAATAN TEKNOLOGI FILE SHARING BERBASIS OPEN SOURCE PADA LINGKUNGAN HYBRID DI KANTOR DPRK BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas mipa,

Pemanfaatan teknologi informasi dalam lingkungan instansi pemerintahan terus berkembang, termasuk di kantor dprk banda aceh yang menghadapi tantangan dalam proses berbagi file secara efisien, aman, dan lintas platform. penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem file sharing berbasis open source menggunakan samba server pada lingkungan kerja hybrid yang terdiri dari sistem operasi linux mint, windows 11, dan macos. metode yang digunakan adalah pendekatan eksperimental melalui simulasi jaringan lokal menggunakan gns3 dan virtualbox. sistem dirancang dengan segmentasi hak akses berdasarkan peran pengguna serta dilengkapi dengan script bash untuk memudahkan proses manajemen user, folder, dan hak akses. hasil implementasi menunjukkan bahwa samba server dapat berjalan stabil dan kompatibel di berbagai platform, memungkinkan pengguna untuk saling berbagi file secara real- time melalui jaringan lokal tanpa perlu perangkat fisik seperti flashdisk. sistem ini berhasil meningkatkan efisiensi kerja, keamanan data, dan kolaborasi lintas perangkat di lingkungan kantor. untuk pengembangan ke depan, integrasi dengan fitur audit log, autentikasi ldap, serta dashboard web direkomendasikan guna meningkatkan keamanan, skalabilitas, dan kemudahan penggunaan. kata kunci: file sharing, samba server, open source, linux mint, hybrid network, dprk banda aceh



Abstract

The utilization of information technology within government institutions continues to grow, including at the DPRK Banda Aceh Office, which faces challenges in efficient, secure, and cross-platform file sharing. This study aims to implement an open-source- based file sharing system using Samba Server in a hybrid working environment consisting of Linux Mint, Windows 11, and MacOS. The method used is an experimental approach through a local network simulation using GNS3 and VirtualBox. The system was designed with segmented access rights based on user roles and enhanced with Bash scripts to simplify the management of users, folders, and access permissions. The implementation results show that the Samba Server operates stably and is compatible across multiple platforms, allowing users to share files in real-time over the local network without relying on physical media such as flash drives. This system successfully improves work efficiency, data security, and collaboration across devices in the office environment. For future development, the integration of audit log features, LDAP authentication, and a web-based management dashboard is recommended to enhance system security, scalability, and user convenience. Keywords: File Sharing, Samba Server, Open Source, Linux Mint, Hybrid Network, DPRK Banda Aceh



    SERVICES DESK