Abstrak raihana salsabila dalimunte (2025). peran mitologi dalam menjaga keaslian penyajian tari tor-tor dalam upacara adat di tengah pengaruh modernisasi. skripsi universitas syiah kuala. dibawah bimbingan dr. rida safuan selian, s.pd., m.pd dan ramdiana, s.sn., m.sn. fenomena keberadaan tari tor-tor sebagai bagian penting dari tradisi masyarakat angkola menunjukkan kuatnya peran mitologi dalam menjaga nilai spiritual dan budaya di tengah arus modernisasi. penelitian ini bertujuan mengungkap peran mitologi dalam mempertahankan keaslian penyajian tari tor-tor serta memahami bagaimana masyarakat angkola melestarikan nilai-nilai leluhur di era perubahan zaman. metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pelaku adat, penari, dan tokoh masyarakat. kajian ini menggunakan teori sosiologi dan teori mitologi sebagai landasan untuk menganalisis keterkaitan antara mitos, struktur sosial, dan praktik adat dalam pertunjukan tor-tor. hasil penelitian menunjukkan bahwa mitologi berperan penting sebagai pengatur norma adat, penghubung dengan leluhur, serta peneguh struktur sosial. meskipun terjadi perubahan bentuk dan fungsi, elemen inti seperti izin raja adat, aturan busana, makna gerak, serta nilai spiritual tetap dipertahankan. mitologi menjadi kekuatan pengikat masalalu, masa kini, dan masa depan budaya angkola serta mendorong pelestarian tor-tor sebagai warisan budaya yang hidup. kata kunci: mitologi, tor-tor, tradisi, keaslian, modernisasi
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERAN MITOLOGI DALAM MENJAGA KEASLIAN PENYAJIAN TARI TOR-TOR DALAM UPACARA ADAT DI TENGAH PENGARUH MODERNISASI. Banda Aceh Fakultas KIP,2025
Baca Juga : KAJIAN ETNOGRAFI TARI SILEK GELOMBANG DI KABUPATEN SIMEULUE (Anggi Rigia Anandari, 2025)
Abstract
ABSTRACT Raihana Salsabila Dalimunte (2025). The Role of Mythology in Preserving the Authenticity of Tor-Tor Dance Performances in Traditional Ceremonies Amidst the Influence of Modernization. Thesis, Syiah Kuala University. Under the supervision of Dr. Rida SafuanSelian, S.Pd., M.Pd and Ramdiana, S.Sn., M.Sn. The phenomenon of Tor-Tor Dance as an important part of Angkola community tradition shows the strong role of mythology in preserving spiritual and cultural values amidst modernization. This study aims to reveal the role of mythology in maintaining the authenticity of Tor-Tor Dance and to understand how the Angkola community preserves ancestral values in an era of change. The research method used is descriptive qualitative with techniques of interviews, observation, and documentation of traditional practitioners, dancers, and community leaders. This study uses sociological theory and mythology theory as a basis for analyzing the relationship between myths, social structures, and traditional practices in Tor-Tor performances. The research results show that mythology plays an important role as a regulator of traditional norms, a link to ancestors, and a reinforcer of social structure. Despite changes in form and function, core elements such as the permission of the traditional king, dress codes, the meaning of movements, and spiritual values are still preserved. Mythology serves as a binding force between the past, present, and future of Angkola culture and encourages the preservation of Tor-Tor as a living cultural heritage. Keywords: Mythology, Tor-Tor, Tradition, Authenticity, Modernization
Baca Juga : BENTUK PENYAJIAN TARI ANAK PADA ADAT PERKAWINAN DI KECAMATAN SIMEULUE TIMUR KABUPATEN SIMEULUE (FITRI ANGGRIANI, 2018)