Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Putri Balqis Najla, DINAMIKA KEBIJAKAN PERENCANAAN TATA RUANG WILAYAH KOTA BANDA ACEH RN (STUDI KASUS ALIH FUNGSI LAHAN PASAR MENJADI TAMAN). Banda Aceh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala,2025

Abstrak kebijakan perencananaan tata ruang wilayah kota merupakan salah satu tujuan pembangunan keberlanjutan pemerintah kota banda aceh. penerapan kebijakan dilakukan dengan merelokasi pasar tradisional di peunayong, lokasi pasar selanjutnya telah dialih fungsikan menjadi taman terbuka bagi masyaraat di kawasan kota. proses implementasi disertai dengan penolakan, masalah lain yang timbul yaitu berkurangnya fungsi ruang taman bagi masyarakat. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui arah kebijakan pemerintah kota banda aceh terhadap ruang publik dan proses implementasi kebijakan dalam studi kasus alih fungsi lahan pasar menjadi taman. metodelogi yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif, dilakukan dengan mencari dan mengolah data berdasarkan hasil observasi, wawancara dokumentasi serta kepustakaan. penelitian ini menggunakan teori implementasi kebijakan oleh jan merse dan konsep ruang oleh henry lefebvre. adapun hasil penelitian yang diperoleh adalah kebijakan rtrw kota banda aceh dalam hal ini kebijakan alih fungsi lahan pasar menjadi taman memiliki dinamika politik yang komplek, proses kebijakan melibatkan walikota, dprk, dinas terkait dan satuan penertiban kota. alih fungsi pasar menjadi taman membuat tata ruang yang dimilik kota menjadi lebih tertata bdan terstruktur, namun dampak negatif untuk pedagang dan masyarakat karena berkurangnya fungsi pasar dan tidak berfungsi nya taman. masyarakat tidak dilibatkan secara penuh pada proses perumusan dan perencannaan kebijakan sehingga kebijakan tidak memiliki legitimasi social diantara masyarakat. kata kunci: dinamika, rencana tata ruang wilayah kota, kebijakan publik



Abstract

ABSTRACT The urban spatial planning policy is one of the sustainable development goals of the Banda Aceh City Government. The policy was implemented by relocating the traditional market in Peunayong, the market location has subsequently been converted into an open park for the community in the city area. The implementation process was accompanied by rejection, another problem that arose was the reduced function of the park space for the community. The purpose of this study was to determine the direction of the Banda Aceh City Government's policy on public space and the process of policy implementation in a case study of the conversion of market land into a park. The methodology used in this study is qualitative research with a descriptive type, carried out by searching and processing data based on the results of observations, interviews, documentation and literature. This study uses the theory of policy implementation by Jan Merse and the Concept of Space by Henry Lefebvre. The results of the study obtained are that the Banda Aceh City Spatial Plan policy, in this case the policy of converting market land into a park, has complex political dynamics, the policy process involves the Mayor, DPRK, related agencies and city order units. The conversion of markets into parks has improved the city's spatial planning and structure, but has had negative impacts on vendors and the community due to the reduced market function and the park's inoperability. The public is not fully involved in the policy formulation and planning process, resulting in a lack of social legitimacy. Keywords: Dynamics, City Spatial Planning, Public Policy



    SERVICES DESK