Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
NISRINA, EFEKTIVITAS KEPADATAN DAN LAJU FILTRASI KERANG HIJAU (PERNA VIRIDIS) SEBAGAI BIOFILTER DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA LIMBAH BUDIDAYA UDANG VANAME (LITOPENAEUS VANNAMEI). Banda Aceh FAKULTAS KELAUTAN DAN PERIKANAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2025

Industri budidaya udang vaname (litopenaeus vannamei) mengalami perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir, memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian. degradasi kualitas air disebabkan oleh beberapa faktor yaitu amonia (nh3), bahan organik, dan padatan tersuspensi. penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kepadatan yang berbeda pada kerang hijau terhadap laju filtrasi dan pertumbuhan. penelitian dilaksanakan pada bulan februarimaret tahun 2025 di laboratorium pembenihan dan pembiakan ikan, fakultas kelautan dan perikanan, universitas syiah kuala, banda aceh. penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (ral) dengan tiga perlakuan dan lima penggulangan pada kepadatan 4 gr/l, 6gr/l, dan 8gr/l. parameter yang diamati meliputi laju fitrasi, panjang mutlak, berat mutlak dan kelangsungan hidup selama pemeliharaan 30 hari. berdasarkan uji anova penggunaan kerang hijau (perna viridis ) sebagai biofilter dengan menggunakan media limbah budidaya udang vaname pada kepadatan yang berbeda tidak berpengaruh nyata terhadap laju filtrasi, berat mutlak, tetapi berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan panjang mutlak, dan kelangsungan hidup. pada kepadatan kerang hijau 6 gr/l diperoleh panjang mutlak tertinggi 2,70+0,22 cm, serta kelangsungan hidup terbaik diperoleh pada kepadatan kerang hijau 4 gr/l, 8 gr/l dengan kelangsungan hidup tertinggi 100+0,00%. hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas kepadatan dan laju filtrasi kerang hijau (perna viridis) sebagai biofilter dengan menggunakan media limbah budidaya udang vaname (litopenaeus vannamei) tidak berpengaruh nyata (p0,05) terhadap panjang mutlak dan kelangsungan hidup. kata kunci: kerang hijau, laju filtrasi, pertumbuhan, amonia, nitit, tss, phosphat.



Abstract

The Pacific White Shrimp (Litopenaeus vannamei) aquaculture industry has grown rapidly in recent years, contributing significantly to the economy. However, water quality degradation due to factors such as ammonia (NH3), organic matter, and total suspended solids (TSS) poses a major challenge. This study aimed to determine the effect of different Green Mussel (Perna viridis) densities on their filtration rate and growth when utilized as a biofilter in shrimp aquaculture waste. The research was conducted from February to March 2025 at the Fish Seed Production and Breeding Laboratory, Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. A Completely Randomized Design (CRD) was employed, consisting of three treatments with five replicates each, based on green mussel densities of 4 gr/L, 6 gr/L, and 8gr/L. Parameters observed over a 30-day maintenance period included filtration rate, absolute length, absolute weight, and survival rate.Based on the ANOVA test, the use of green mussels as a biofilter in L. vannamei culture waste at different densities did not significantly affect (P>0.05) the filtration rate and absolute weight. However, it significantly affected (P



    SERVICES DESK