Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) analisis modul ajar; (2) observasi pelaksanaan pembelajaran; (3) observasi evaluasi pembelajaran apresiasi drama; dan (4) hasil wawancara dengan guru bahasa indonesia tingkat lanjut di kelas xi sman 1 ingin jaya aceh besar. subjek penelitian adalah orang yang dijadikan sumber data dalam suatu penelitian. sumber data penelitian ini adalah guru bahasa indonesia tingkat lanjut dan siswa kelas xi sman 1 ingin jaya aceh besar yang berjumlah 1 orang dan siswa kelas xi-f5 yang berjumlah 24 orang. datanya berupa dokumen perencanaan pembelajaran, hasil observasi pelaksanaan pembelajaran, hasil observasi evaluasi pembelajaran dan hasil deskriptif wawancara guru. pengumpulan data menggunakan studi dokumen, observasi, dan wawancara. data penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif. hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perencanaan pembelajaran berupa modul ajar yang digunakan oleh guru disusun sesuai dengan komponen yang ditetapkan dalam permendikbud nomor 16 tahun 2022, namun masih memiliki banyak sekali kekurangan pada isi komponennya, yaitu pada bagian alokasi waktu, kompetensi awal, profil pelajar pancasila, target peserta didik, model pembelajaran, tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, asesmen/penilaian, pengayaan dan remedial, refleksi guru dan peserta didik; (2) pelaksanaan pembelajaran apresiasi drama yang diamati di kelas xi-f5 sman 1 ingin jaya aceh besar menunjukkan bahwa guru belum menjalankan proses pembelajaran secara konsisten dengan rencana yang telah disusun, karena pelaksanaan pembelajaran tidak mencermikan sintaks dari model pembelajaran yang telah dipilih; pada bagian penutup guru juga masih memiliki kekurangan karena tidak melakukan refleksi secara menyeluruh dan tidak menyampaikan informasi mengenai materi yang akan dibahas pada pertemuan berikutnya; (3) evaluasi pembelajaran apresiasi drama dilakukan dengan menggunakan asesmen diagnostik dan asesmen formatif. evaluasi tersebut diperkuat melalui wawancara guru dan dibuktikan pada interaksi antara guru dan siswa di kelas. namun, guru tidak memiliki dokumen pendukung mengenai rubrik penilaian asesmen, sehingga menunjukkan bahwa guru belum memahami cara menyusun asesmen/evaluasi pembelajaran dengan baik.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN APRESIASI DRAMA SISWA KELAS XI SMAN 1 INGIN JAYA ACEH BESAR. Banda Aceh Fakultas KIP,2025
Baca Juga : PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PEMENTASAN DRAMA SISWA KELAS XI SMAN 1 SEUNAGAN (Zuratun Husna, 2025)
Abstract
This study aims to describe: (1) the analysis of the teaching module; (2) the observation of learning implementation; (3) the observation of learning evaluation in drama appreciation; and (4) the results of interviews with an advanced-level Indonesian Language teacher in Grade XI at SMAN 1 Ingin Jaya, Aceh Besar. The research subjects are individuals who serve as data sources in a study. The data sources of this research are one advanced-level Indonesian Language teacher and 24 students of class XI-F5 at SMAN 1 Ingin Jaya, Aceh Besar. The data consist of lesson planning documents, observation results of the learning implementation, observation results of the learning evaluation, and descriptive results from teacher interviews. Data collection techniques include document study, observation, and interviews. The data were analyzed using qualitative descriptive methods. The results of the study show that: (1) the lesson plan in the form of a teaching module used by the teacher was arranged in accordance with the components stipulated in Permendikbud (Ministry of Education Regulation) Number 16 of 2022, but still contained many deficiencies in its components, namely in the sections of time allocation, initial competence, Pancasila student profile, student target, learning model, learning objectives, learning activities, assessment/evaluation, enrichment and remedial activities, and teacher and student reflection; (2) the implementation of drama appreciation learning observed in class XI-F5 at SMAN 1 Ingin Jaya, Aceh Besar showed that the teacher had not carried out the learning process consistently with the prepared plan, as the implementation did not reflect the syntax of the chosen learning model. In the closing part, the teacher also showed shortcomings by not conducting comprehensive reflection and not providing information about the material to be discussed in the following session; (3) the evaluation of drama appreciation learning wasconducted using diagnostic assessment and formative assessment. This evaluation was reinforced through teacher interviews and evidenced by the interactions between teacher and students in the classroom. However, the teacher did not have supporting documents such as assessment rubrics, indicating that the teacher had not yet fully understood how to properly design assessments/evaluations in learning.
Baca Juga : THE IMPLEMENTATION OF DRAMA TECHNIQUE IN TEACHING SPEAKING TO THE SECOND YEAR STUDENTS OF SMA LAB SCHOOL UNSYIAH (Raihan Fitria, 2014)