Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Mahyudin, STUDI ETNOBOTANI PADA UPACARA RITUAL PERNIKAHAN ADAT SUKU GAYO DI KECAMATAN PANTAN CUACA KABUPATEN GAYO LUES. Banda Aceh Fakultas KIP,2025

Abstrak mahyudin (2025). studi etnobotani pada upacara ritual adat pernikahan suku gayo di kecamatan pantan cuaca kabupaten gayo lues. [skripsi. universitas syiah kuala]. dibawah bimbingan prof. dr. djufri, m.si. dan yaumil istiqlal m. nur, s.pd.i.,m.pd. studi etnobotani dalam ritual upacara pernikahan adat suku gayo merupakan salah satu budaya lokal. tujuan penelitian mengetahui spesies tumbuhan, makna filosofi, dan pemamfaatan organ tumbuhan yang digunakan dalam ritual upacara pernikahan adat suku gayo. adapun rancangan penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan metode wawancara, dokumentasi dan obeservasi lapangan. pengambilan sampel dengan cara purposive sampling dengan sempel 3 desa yaitu (seneren, cane baru, dan kuning kurnia). berdasarkan hasil penelitian terdapat 18 spesies tumbuhan yang digunakan dalam ritual upacara pernikahan adat terdiri dari 13 familia. familia yang banyak digunakan adalah poaceae, yaitu sebanyak 5 spesies yaitu rumput belulang, padi, tebu, rumput jarangua, dan rumput grinting, kemudian arecaceae 2 spesies tumbuhan yaitu kelapa, dan pinang. sementara itu familia yang paling sedikit digunakan dalam upacara adat pernikahan yaitu acanthaceae, arecaceae, rutaceae, malvacea, merthaceae, crassulaceae, musaceae, piperaceae, rutaceae, zingiberaceae, burseraceae, dan pandanaceae. setiap spesies tumbuhan yang digunakan mempuyai makna filosofi tertentu. adapun organ spesies tumbuhan yang digunakan seperti daun, batang, buah, pelepah batang, biji,umbi, bunga, dan hampir seluruh bagian organ yang digunakan dalam ritual upacara adat pernikahan suku gayo. kata kunci: etnobotani, ritual pernikahan adat, suku gayo.



Abstract

ABSTRACT Mahyudin (2025). Ethnobotanical Study of traditional wedding ritual ceremonies of the Gayo tribe in Pantan Cuaca Sub-district, Gayo distirict. [Thesis, Syiah Kuala University]. Under the guidance of Prof. Dr. Djufri, M.SI. and Yaumil Istiqlal M. Nur, S.Pd.I.,M.Pd. Ethnobotany study in the ritual of Gayo traditional wedding ceremony is one of the local cultures. The purpose of the study was to determine the plant species, philosophical meaning, and utilization of plant organs used in the ritual of Gayo traditional wedding ceremony. The research design used was qualitative research with interview methods, documentation and field observation. Sampling was done by purposive sampling with a sample of 3 villages, namely (Seneren, Cane Baru, and Kuning Kurnia). Based on the results of the study, there were 18 plant species used in the ritual of traditional wedding ceremony consisting of 13 families. The most widely used family is Poaceae, which is 5 species, namely belulang grass, rice, sugar cane, jarakua grass, and grinting grass, then Arecaceae has 2 plant species, namely coconut and areca nut. Meanwhile, the families that are least used in traditional wedding ceremonies are Acanthaceae, Arecaceae, Rutaceae, Malvacea, Merthaceae, Crassulaceae, Musaceae, Piperaceae, Rutaceae, Zingiberaceae, Burseraceae, dan Pandanaceae. Each plant species used has a specife philosophical significance. The plant parts used include sheaths, tubers, folowers, and almost all parts of the plant used in Gayo teraditional wedding ceremonies. Keywords: Ethnobotany, Gayo Trib, Traditional Wedding Rituals



    SERVICES DESK