Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
SALSABILA MULYA PUTRI, PERANCANGAN BUSANA READY TO WEAR FEMININE ROMANTIC LOOKS DENGAN TEKNIK DIGITAL PRINTING. Banda Aceh Fakultas KIP,2025

Salsabila mulya putri (2025), perancangan busana ready to wear feminine romantic looks dengan teknik digital printing. [skripsi. universitas syiah kuala]. dibawah bimbingan dr. fadhilah, m.pd dan dra. fitriana, m.si. busana adalah kebutuhan primer yang terus berkembang, tidak hanya sebagai pelindung tubuh tetapi juga sebagai media ekspresi identitas dan gaya hidup salah satu segmen busana yang mengalami perkembangan pesat adalah busana ready to wear, yaitu busana siap pakai yang dirancang dengan ukuran standar sehingga dapat digunakan tanpa fitting tambahan khususnya para remaja yang sedang beranjak dewasa, mulai memakai pakaian yang feminine dan anggun. salah satu cara untuk menjaga dan mempromosikan budaya adalah melalui inovasi dalam dunia fashion. tujuan penelitian ini adalah mendesain motif kain printing, mendesain busana ready to wear, menerapkkan printing pada busana dan mengetahui pendapat informan mengenai perancangan busana ready to wear feminine romantic looks dengan teknik digital printing. teknik digital printing adalah metode pencetakan motif pada kain yang dilakukan dengan bantuan perangkat lunak desain dan printer tekstil. metode yang digunakan adalah eksperimen terapan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. hasil penelitian telah mendesain dua model busana feminine romantic looks yang bewarna pink dan merah maroon yang mendapatkan tanggapan prositif dari informan. proses perancangan melibatkan pengembangan motif kain yang terinspirasi dari monumen budaya lokal aceh, yaitu gunongan. informan mengatakan desain kain printing yang digunakan sesuai dalam konsep feminine dan romantic karena menggunakan icon gunongan yang memiliki kisah cinta lintas budaya antara iskandar muda dan putroe phang. gunongan adalah monumen cinta dan warisan budaya yang sangat berharga, mencerminkan keagungan aceh pada abad ke-17 dan kemampuan adaptasi budaya aceh dan putri pahang dari malaysia. informan menilai bahwa icon gunongan yang digunakan dalam desain printing sangat sesuai dengan tema feminine dan romantic dilihat dari filosofinya. hasil penelitian menunjukkan bahwa keseluruhan desain memiliki nilai estetika dan nilai budaya yang tinggi tidak hanya menarik secara visual tetapi berhasil menggambarkan identitas budaya aceh dan dinilai layak sebagai produk busana ready to wear dengan kekuatan pada identitas visual, konsep, serta penerapan teknologi cetak digital. designer dan mahasiswa melihat potensi dalam mengembangkan busana dengan motif tradisional untuk pasar modern, lokal maupun internasional. kata kunci: busana ready to wear, feminine romantic looks, digital printing.



Abstract

Salsabila Mulya Putri (2025). Designin Ready to Wear Feminine Romantic Looks Using Digital Printing Technique. [Undergraduate Thesis, Universitas Syiah Kuala]. Supervised by Dr. Fadhilah, M.Pd and Dra. Fitriana, M.Si. Clothing is a primary necessity that continues to evolve—not only serving as protection but also as a medium for expressing identity and lifestyle. One rapidly growing segment is ready-to-wear fashion: garments designed in standard sizes, allowing wear without additional fittings. This is especially relevant for adolescents transitioning into adulthood, who are beginning to wear more feminine and graceful attire. One way to preserve and promote culture is through innovation in fashion. This study aims to design printed fabric motifs, create ready-to-wear garments, apply printing techniques to clothing, and gather informants' opinions on the design of feminine romantic looks using digital printing. Digital printing is a method of printing motifs onto fabric using design software and textile printers. The method employed is applied experimentation with a qualitative descriptive approach. The study resulted in the design of two feminine romantic look garments in pink and maroon red, which received positive responses from informants. The design process involved developing fabric motifs inspired by a local cultural monument in Aceh, the Gunongan. Informants stated that the printed fabric design aligns with the feminine and romantic concept, as it incorporates the Gunongan icon, which symbolizes a cross-cultural love story between Iskandar Muda and Putroe Phang. The Gunongan is a monument of love and a valuable cultural heritage, reflecting the grandeur of 17th-century Aceh and its cultural adaptability with the Princess of Pahang from Malaysia. Informants assessed that the use of the Gunongan icon in the printed design is highly appropriate for the feminine and romantic theme, considering its philosophical background. The research findings indicate that the overall design possesses high aesthetic and cultural value—not only visually appealing but also successfully conveying Acehnese cultural identity—and is deemed suitable as a ready-to-wear fashion product, with strengths in visual identity, concept, and the application of digital printing technology. Designers and students see potential in developing garments with traditional motifs for both local and international modern markets. Keywords: ready-to-wear, feminine romantic look, digital printing.



    SERVICES DESK