Yosi adetya. (2025). pendokumentasian tari tuak kukur di sanggar gayo nusantara etnik kabupaten bener meriah dengan notasi laban. [skripsi. universitas syiah kuala]. dibawah bimbingan dra. tri supadmi, m.sn., dan yeni zuryaningsih m.pd. upaya menjaga tari tuak kukur dibutuhkan dokumentasi yang baik dengan penotasian yang bertujuan untuk memperjelas cara melakukan gerakan tari dengan patokan yang sudah ada, sehingga suatu saat dapat direkontruksikan kembali. sistem pencatatan tari notasi laban bisa menjadi pendokumentasian yang lebih akurat dan meminimalisir timbulnya persepsi lain dalam melakukan gerakan tari. penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. subjek penelitian adalah tari tuak kukur di sanggar gayo nusantara etnik kabupaten bener meriah, sedangkan objek dalam penelitian ini adalah tari tuak kukur. data diperoleh dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. analisis yang digunakan adalah dengan mereduksi data terlebih dahulu kemudian menyajikannya dalam bentuk uraian singkat dan akhirnya dilakukan penarikan kesimpulan. hasil penelitian menunjukkan bahwa tari tuak kukur dalam notasi laban untuk mengetahui arah hadap gerak yang bervariasi mulai dari depan, samping kanan, samping kiri, bawah, atas, belakang, dan serong. level gerak pada tari tuak kukur menggunakan level rendah, sedang, dan tingggi. volume gerak kecil, sedang, dan besar, serta pola perpindahan yang bervariasi, tenaga tari tuak kukur menggunakan tenaga yang sedang dan lembut. bentuk notasi laban dalam tari tuak kukur tergolong gerak yang komplek. tari tuak kukur di sanggar gayo nusantara etnik kabupaten bener meriah memiliki 13 ragam gerak, dengan masing-masing babak memiliki ketukan atau tempo dengan pengulangan gerak yang berbeda. kata kunci: pendokumentasian, tari, tuak kukur, notasi laban.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENDOKUMENTASIAN TARI TUAK KUKUR DI SANGGAR GAYO NUSANTARA ETNIK KABUPATEN BENER MERIAH DENGAN NOTASI LABAN. Banda Aceh Fakultas FKIP (S1),2025
Baca Juga : PENDOKUMENTASIAN TARI POH KIPAH DI SANGGAR MEULIGO CUT MUTIA ACEH UTARA DENGAN NOTASI LABAN (Mariyatun Zakiyah, 2025)
Abstract
Yosi Adetya. (2025). Documentation of the Tuak Kukur Dance at Gayo Nusantara Etnik Studio, Bener Meriah Regency Using Laban Notation. [Thesis. Syiah Kuala University]. Under direction of Dra. Tri Supadmi, M.Sn., and Yeni Zuryaningsih M.Pd. Efforts to preserve the Tuak Kukur dance require good documentation with notation aimed at clarifying how to perform dance movements based on existing benchmarks, so that it can be reconstructed at a later time. The Laban notation system for recording dance can be a more accurate documentation method and minimize the emergence of other perceptions in performing dance movements. The research uses a descriptive method with a qualititative approach. The subject of the research is the Tuak Kukur dance at the Gayo Nusantara Etnik Studio, Bener Meriah Regency, while the object of the research is Tuak Kukur dance. Data were obtained through observation, interviews, and documentation techniques. The analysis use is by reducing the data first, then presenting it in the fprm of a brief description, and finally drawing conclusions. The results of the research show that the Tuak Kukur dance in laban notation to determain the direction of movement varies from front, right side, left side, down, up back, and diagonal. The movement level in the Tuak Kukur dance use low, medium, and high levels. Movement volume is small, medium, and large, and the pattern of movement varies. Tuak Kukur dance is classified as a complex movement. The Tuak Kukur dance at the Gayo Nusantara Etnik Studio, Bener Meriah Regency has 13 movement variations, with each section having beats or tempis with different movement repetitions. Keywords : Documentation, Dance, Tuak Kukur, Laban Notation.
Baca Juga : BENTUK PENULISAN NOTASI LABAN TARI LIKOK PULO PADA SANGGAR SYECH AHMAD BAIDEHON DI PULO ACEH (CUT NADEVI WULAN TRIANI, 2024)